Sumedang - Para pelaku ekonomi kreatif di seputar wilayah Bendungan Jatigede diprediksi akan bangkit kembali setelah sektor parawisata bisa di buka oleh pemerintah daerah mulai 9 Juni 2020 setelah diberlakukannya adaptasi kebiasaan baru (AKB).
M Ramli pemilik area istirahat di seputar pesisir Jatigede menyebutkan, kemungkinan akan bangkitnya usaha karena melihat animo masyarakat yang banyak datang ke wilayah Jatigede pada akhir pekan kemarin.
"Meski sektor wisata kemarin-kemarin masih ditutup. Tapi sepanjang jalan menuju wilayah Jatigede begitu padat oleh kendaraan pada Sabtu-Minggu. Padahal tempat kunjungan wisata belum dibuka. Nah apalagi kalau sudah dibuka," ujar Ramli, Selasa (9/6/2020).
Dirinya mengakui setiap sore apalagi kondisi cuaca cerah banyak pendatang yang berkunjung ke pesisir bendungan. Bahkan warung peristirahatan miliknya pun ramai pengunjung.
"Kebetulan area istirahat dan warung-warung kami dekat objek pesisir jadi kalau sore hari ya banyak yang datang. Hanya sekedar swafoto atau nongkrong di tepian air," katanya.
Untuk menghadapi dibukanya sektor wisata, kata Ramli, dirinya menambah ketersedian dagangan berupa panganan jadi dan olahan. Selain itu agar tetap menaati peraturan AKB, pihqknya pun akan memberlakukan protokol kesehatan .
"Kami menyediakan tempat cuci tangan, sabun. Dan berupaya mengingatkan jaga jarak untuk yang datang ke warung peristirahatan," ujarnya.