Limawaktu.id - Banjir yang menerjang Perumahan Cimareme Indah Blok D RT 04/03, Desa Margajaya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Selasa (31/12/2019) sore menyisakan pilu bagi warga sekitar.
Selain harta benda mereka ikut terdampak banjir, sebagian besar dari mereka juga terpaksa melewatkan malam pergantian tahun baru di tempat pengungsian. Sebab, untuk sementara rumah-rumah tak bisa ditinggali.
Pada Rabu (1/1/2020) pagi, warga dibantu petugas Badan Penangguulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB mulai membersihkan rumah. Terutama dari lumpur yang masuk ke dalam rumah.
Sejumlah warga yang rumahnya terendam banjir setinggi 1,5 meter, mengeluarkan perabotan rumahnya untuk dibersihkan. Sebagian lagi menyiram bagian dalam rumah yang masih dibanjiri lumpur.
Hendar (51), warga Perumahan Cimareme Indah Blok D 2, mengatakan semua perabotan rumahnya habis terendam banjir. "Yang bisa diselamatkan ya diamankan dulu, terus kalau yang rusak mungkin dibuang. Mungkin sekarang bersih-bersih bagian dalam rumah dulu soalnya lumpur semua," ujar Hendar saat ditemui, Rabu (1/1/2020).
Akibat banjir yang terjadi Selasa (31/12/2019) sore itu, motornya juga ikut terendam dan mengalami kerusakan. Kerugian material yang dialaminya diperkirakan sekitar Rp 50 juta.
"Motor, barang elektronik, perabot, sama kerusakan rumah ya mungkin sekitar Rp 50 juta. Tapi yang penting semua selamat dulu kalau saya," ungkapnya.
Ia mengaku resah akan adanya banjir susulan. Pasalnya, tanggul penahan air di perbatasan dengan RW 04 belum terbangun. Tanggul yang sebelumnya menjadi penahan air jebol karena derasnya air sehingga masuk ke pemukiman warga.
Sementara petugas BPBD KBB dibantu warga melakukan pembersihan lumpur yang memenuhi jalan perumahan. Pembersihan Memanfaatkan air dari irigasi yang meluap dengan penyedotan.
"Kita bersihkan dulu lumpur biar akses lebih mudah dijangkau, karena kendaraan sulit lewat sekarang. Kita juga bantu angkat perabotan yang masih di dalam rumah," tutur petugas BPBD KBB, Ceceng.
Hingga saat ini, sekitar 200 warga yang terdampak banjir saat ini masih diungsikan ke dua lokasi dekat perumahan, yakni ke Masjid Al Ikhlas dan Madrasah At-Tiin.