Kamis, 21 Maret 2024 15:03

Pasangan Ganjar-Mahfud Pastikan Gugat Hasil Pemilu ke Mahkamah Konstitusi

Penulis : Saiful Huda Ems (SHE)
Calon Presiden Nomor urut 3 Ganjar Pranowo
Calon Presiden Nomor urut 3 Ganjar Pranowo [instagram@ganjar_pranowo]

Limawaktu.id, Jakarta - Pasangan calon presiden nomor urut 03 Ganjar Pranowo dan Mahfud Md dipastikan akan melakukan gugatan hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kepastian tersebut disampaikan pasangan capres dan cawapres ini dalam konfrensi pers yang digelar Kamis (21/3/2024).

Menurutnya, usai KPU mengumumkan kemenangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada Rabu, 20 Maret 2024 pasangan ini memutuskan untuk melakukan gugatan ke MK.

"Setelah pengumuman tadi malam, tim Ganjar-Mahfud sudah bersepakat kalaulah semuanya ini harus diluruskan agar demokrasi bisa berjalan dengan baik, maka benteng terakhirnya adalah Mahkamah Konstitusi," ujar Ganjar, dikutip Tempo,  pada Kamis, 21 Maret 2024.

Ganjar mengatakan pihaknya telah menyiapkan tim hukum untuk menggugat perselisihan hasil Pemilu (PHPU). Rencananya, gugatan tersebut akan dilayangkan paling lambat pada Sabtu, 23 Maret 2024.

"Kami sudah menyiapkan tim hukum untuk kita segera mendaftarkan, apakah besok atau Sabtu, untuk segera kita menyampaikan seluruh yang ada, yang kami persiapkan untuk menjadi pertimbangan hakim konstitusi nantinya," kata Ganjar.

Dia menjelaskan, menghormati seluruh proses yang berjalan. Terkhusus, pihaknya telah menyampaikan laporan-laporan kepada KPU dan Bawaslu.

"Kita berharap bahwa seluruh akan merespons. Sayang tidak semuanya merespons," kata Ganjar.

Mantan Gubernur Jawa Tengah itu juga berharap upaya laporan ke MK ini akan membuka seluruh kecurangan yang diduga terjadi pada pelaksanan Pemilu 2024.

"Saya kira ini momentum yang sangat bagus kepada majelis hakim yang nanti ada di MK untuk menunjukkan kredibilitasnya. Setelah dulu ada putusan MKMK, setelah juga kita melihat penyelenggara mendapatkan hukuman etik, maka tentu saja kita harus mengembalikan kredibilitas demokrasi kita menjadi lebih baik," kata Ganjar.

Baca Lainnya

Topik Populer

Berita Populer