Rabu, 10 Januari 2024 17:15

Partai Politik Berperan Sebagai Pemersatu Bangsa Ditengah Kebinekaan

Reporter : Bubun Munawar
menghadiri Peringtan ke-51 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI), di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Rabu (10/1/2024).
Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin menghadiri Peringtan ke-51 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI), di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Rabu (10/1/2024). [BPMI/Setwapres]

Limawaktu.id, Jakarta - Indonesia membutuhkan partai politik yang kuat sebagai aset bangsa dalam meneguhkan demokrasi, memperkuat kesetaraan dan memperjuangkan keadilan. Kehadiran partai yang besar dan kuat merupakan keniscayaan dalam membangun negara Indonesia yang maju ke depan.

Hal  tersebut disampaikan Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma’ruf Aminm saat menghadiri Peringtan ke-51 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI), di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Rabu (10/1/2024).

Menurutnya, kehadiran partai politik merupakan konsekuensi kita memilih demokrasi sebagai jalan menuju kesejahteraan dan membangunnya di atas kemajemukan. Oleh karena itu, partai politik memiliki peran sebagai kekuatan pemersatu bangsa di tengah kebinekaan.

“Kita telah menyaksikan bahwa PDI Perjuangan, sebagai salah satu partai politik besar di Indonesia, telah berhasil menghadapi berbagai dinamika dan tantangan. Keberhasilan ini diyakini telah memberikan dampak positif dalam memperkukuh politik nasional Indonesia,” terangnya.

Dikatakannya, sebagai partai besar, PDI Perjuangan banyak mewarnai proses pembangunan dengan tetap menjaga ideologi nasionalis yang kokoh, seraya memelihara kedaulatan NKRI sebagai perwujudan dari cita-cita para pendahulu bangsa.

“Saya yakin di bawah kepemimpinan Ibu Megawati Soekarnoputri, PDI Perjuangan akan terus mencetak kader-kader pemimpin yang transformatif yang mampu memberikan sumbangsih pemikiran dan kerja nyata demi mewujudkan kesejahteraan rakyat dan kemajuan bangsa Indonesia,” katanya.

Keberadaan  “Sekolah Partai” milik PDI Perjuangan telah menjadi kawah candradimuka bagi para kader untuk menimba ilmu tentang politik dan praktiknya, sebelum terjun langsung menjadi politisi yang andal, profesional, dan berintegritas.

Tahun 2024 menandai titik penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia. Dalam hal ini, peran partai politik sangat krusial. Kita semua berharap, agar Pemilu tahun 2024 berlangsung dengan sukses, sehingga dapat mendorong kematangan demokrasi Indonesia dan meneguhkan citra positif Indonesia sebagai salah satu negara demokrasi terbesar di dunia.

“Ini dapat kita capai bila perhelatan akbar ini diselanggarakan di atas panggung yang disangga oleh paradigma kolaboratif yang berbasis pada budaya gotong royong.  Rakyat Indonesia berhak mendapatkan gagasan-gagasan kebangsaan dan program-program kemajuan bangsa di tengah-tengah tantangan dunia yang tidak mudah saat ini,” jelasnya.

Dia menjelaskan,  Pemilu tahun 2024 akan menjadi tonggak penting yang akan mengantarkan kita pada Indonesia Emas 2045. Untuk itu, pemimpin nasional yang terpilih haruslah negarawan yang mengerti persoalan kebangsaan, visioner, dan mampu memimpin seluruh komponen bangsa, agar Indonesia menjadi yang negara maju, sejahtera, dan disegani dunia.

Ma’ruf Amin  sependapat bahwa kesejahteraan baru akan bisa dicapai bila kit abisa mengentaskan kemiskinan. Sumber masalah yang dihadapi rakyat adalah kemiskinan. Kemiskinan harus dapat kita hapus dari Indonesia.

“Saya berharap agar seluruh peserta Pemilu turut mewujudkan Pemilu 2024 yang aman, damai, dan berkualitas. Siapa pun yang memenangkan Pemilu adalah pemimpin terbaik berdasarkan pilihan rakyat Indonesia. Untuk itu, mari sama-sama kita dukung dan kita hormati,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Topik Populer

Berita Populer