Jumat, 3 Agustus 2018 13:44

Ormas/LSM di Cimahi Cukup 60 Juta Saja per Tahun

Reporter : Fery Bangkit 
Kepala Kantor Kesatuan Bangsa (Kesbang) Kota Cimahi, Totong Solehudin.
Kepala Kantor Kesatuan Bangsa (Kesbang) Kota Cimahi, Totong Solehudin. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Pemerintah Kota Cimahi hanya mengalokasikan Anggaran Rp 60 juta bagi Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kota Cimahi.

Dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) Kota Cimahi itu diperuntukan bagi 387 Ormas/LSM di Cimahi. Duit keseluruhan Rp 60 juta itu hanya digunakan untuk membantu kegiatan.

Kepala Kantor Kesatuan Bangsa (Kesbang) Kota Cimahi, Totong Solehudin menjelaskan, uang tersebut diberikan melalui kegiatan. Anggaran yang diberikan pun terbatas, sesuai dengan kemampuan.

"Bentuknya barang dan jasa, bukan uang. Contoh, mereka ada kegiatan, kita bantu untuk makanan dan minumnya," kata Totong saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jln. Rd. Demang Hardjakusumah, Jum'at (3/7/2018).

Diakui Totong, anggaran sebesar Rp 60 juta per tahun itu sangatlah minim dan belum ideal untuk membantu kegiatan ratusan Ormas/LSM di Kota Cimahi. Untuk itu pihaknya meminta organisasi agar lebih mandiri.

Menurut Totong, sebetulnya dari 387 Ormas/LSM yang tercatat, yang aktif itu hanya sekitar 30%. Data itu diketahui berdasarkan hasil laporan kegiatan dari Ormas/LSM.

"Anggaran masih sangat minim dengan Ormas yang ada, dengan standar harga yang ada," tutur Totong.

Totong melanjutkan, dengan jumlah Ormas/LSM yang aktif saja, rata-rata seharunya anggaran yang dibutuhkan per tahunnya itu mencapai Rp 300 juta.

Kesbang Kota Cimahi pun berencana akan mengajukan tambahan anggaran pada APBD-Perubahan nanti. Rencananya, anggaran yang diajukan hanya Rp 100 juta.

"Saya akan mengajukan lagi sekitar Rp 100 juta," tandasnya.

Baca Lainnya