Limawaktu.id, Kota Cimahi – Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengungkapkan, pihaknya sudah memprogramkan untuk mengantisipasi timbulnya Premanisme yang dilakukan oleh oknum Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).
“Sejauh ini di Cimahi sudah tidak tampak premnisme yang dilakukan oleh Oknum Ormas. Bahkan sudah terasa ada kekompakan diantara Ormas dan LSM yang ada. Alhamdulillah Cimahi sudah aman buat apa ribut-ribut, Cimahi ini milik kit ajika kita Cimahi kita jaga sama sama. Saya yakin semuanya sudah kompak,” ungkap Ngatiyana.
Tak hanya itu, Ngatiyana juga mengajak seluruh Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kota Cimahi untuk bersatu dan menjaga kekompakan untuk berkontribusi membangun Kota Cimahi.
Hal itu diungkapkan Ngatiyana saat menghadiri kegiatan Pendidikan Politik dan Demokrasi yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Cimahi, di Sariater Kamboti, Jalan Lemahneundeut Kota Bandung, Selasa, 29 Juli 2025.
Menurut Ngatiyana untuk membangun Cimahi tersebut Ormas dan LSM diminta untuk memahami tentang politik dan demokrasi.
“Alhamdulillah tadi sudah dipaparkan tentang bagaimana ormas dan LSM memahami politik dan demokrasi yang disampaikan oleh narasumber dari Lemhanas,” katanya.
Sementara Kepala Bakesbangpol Mardi Santoso mengatakan, Pendidikan Politik dan Demokrasi bagi Ormas dan LSM ini dilakukan dalam upaya membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat, menjamin demokrasi dan politik yang sehat.
“Ormas dan LSM di Kota Cimahi memiliki peran yang penting dalam demokrasi yang sehat di Cimahi,” papar Mardi.