Selasa, 2 Maret 2021 15:53

MUI Kota Cimahi Jangan Terlibat dalam Politik Praktis

Reporter : Bubun Munawar

Limawaktu.id,- Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Kota Cimahi diminta untuk tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis, namun kumpulan para ulama tersebut harus menjadi pengayom dan penyejuk bagi umat khususnya di Kota Cimahi.

Hal tersebut disampaikan Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana, usai membuka pelaksanaan Rapat Kerja MUI Kota Cimahi di Aula Gedung A Pemkot Cimahi, Jalan Demang Hardja Kusumah, Selasa (2/3/2021).

“Saya berharap dalam raker kali ini MUI bisa membuahkan rancangan program yang bisa bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Dikatakan dia, MUI harus menjadi panutan dan teladan bagi umat  dan menjadi penyejuk sehingga bisa menciptakan rasa damai di masyarakat khususnya warga Kota Cimahi.  MUI juga diharapkan tidak ikut terjun dalam kancah politik praktis. Jika MUI tetap[ konsisten dengan tugas pokok dan fungsinya, diharapkan kondisi masyarakat akan tentram, damai dan sejahtera.

Rapat Kerja MUI Kota Cimahi dilakukan untuk Menyusun rencana kerja MUI yang periode kepengurusannya berlangsung dari 2017 hingga 2022. Selain dihadiri pengurus tingkat kota hadir pula pengurus MUI Kecamatan, Kabag Kesra Sugeng dan Asisten Pemerintahan Maria Fitriani.

 

 

Baca Lainnya