Menkopolhukam Mahfud MS
Menkopolhukam Mahfud MS [Instagram Mahfud MD]
News

Menkopolhukam Mahfud MD ‘Tegur’ KPU

Limawaktu.id,- Adanya kabar di lingkungan DPR  bahwa ada intervensi Mendagri/Menko polhukam ke KPU  untuk meloloskan parpol peserta Pemilu, ditepis Menkopolhukam Mahfud MD. Bahkan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut memberikan penjelasannya secara rinci.

Dalam unggahan di akun instagramnya, Mahfud malah mengatakan, dirinya ‘menegur’ KPU untuk berlaku professional.

“Betul saya kontak ke KPU tapi untuk meluruskan KPU. Tanggal 10 November 2022 saya menelpon Sekjen KPU, Pak Bernard. Sama sekali bukan untuk minta meloloskan atau tidak meloloskan partai tertentu,” terang Mahfud, Kamis (12/1/2023).

Menurutnya, Waktu itu dirinya  "menegur" agar KPU berlaku profesional karena sudah ramai beredar isu bahwa di KPU ada pesanan-pesanan dari kekuatan luar. Ada yang minta agar partai tertentu diloloskan dan ada yang meminta partai tertentu untuk diganjal.

Atas hal itu Mahfud lalu  menelepon Sekjen dan mengingatkan KPU agar berlaku profesional, jangan menerima pesanan dari luar. Setelah ribut-ribut tentang unprofessional itu benar-benar mencuat ke publik, saya bertemu Ketua KPU Hasyim Asy'ari di acara peluncuran sebuah TV Pemilu.

“Saya bilang pada Pak Hasyim bahwa ada isu KPU berlaku tidak profesional dan saya menelpon Sekjen KPU agar aturan ditegakkan secara adil. Itu yang saya lakukan, yakni, mengingatkan KPU agar profesional. Tidak lebih dari itu dan itu bisa ditanyakan kepada Ketua dan Sekjen KPU.

Dikatakan Mahfud, dia masih masih punya SMS dan data komunikasi  dengan Sekjen KPU tanggal 10 November 2022 itu. Sebab setelah ditelepon dia mengirim data hasil verifikasi.

Baca Lainnya