Kamis, 18 Januari 2024 15:28

Menhan Prabowo Subianto Lepas Bantuan Kemanusiaan ke Palestina

Reporter : Wawan Gunawan
Pagi tadi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melepas KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat - 992 untuk mengirim bantuan kemanusiaan ke Palestina, di dermaga Pangkalan Angkatan Laut, Jakarta Utara, Kamis (18/1/2024) .
Pagi tadi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melepas KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat - 992 untuk mengirim bantuan kemanusiaan ke Palestina, di dermaga Pangkalan Angkatan Laut, Jakarta Utara, Kamis (18/1/2024) . [instagram@prabowo]

Limawaktu.id, Jakarta - Pagi tadi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melepas KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat - 992 untuk mengirim bantuan kemanusiaan ke Palestina.

Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk terus membantu guna mengurangi penderitaan saudara-saudara kita di Palestina. Semoga bantuan yang kita kirim hari ini bisa sampai tujuan dengan aman dan lancar serta bermanfaat untuk saudara-saudara kita disana.

“Tidak lupa saya sampaikan salam dari Presiden Republik Indonesia Jokowi   untuk seluruh awak kapal dari TNI yang bertugas, semoga semua lancar dan kembali ke tanah air dengan keadaan baik,” ungkap Prabowo di akun instagramnya, Kamis (18/1/2024.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan baru saja resmi melepas bantuan kemanusiaan untuk Palestina lewat jalur laut. Bantuan tersebut seberat 242 ton dikirimkan melalui Kapal KRI RJW-992 di dermaga Pangkalan Angkatan Laut di Jakarta Utara.

Kapal KRI RJW-992 akan berlayar selama 15 hari, sebelum akhirnya kembali ke Indonesia.

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa dirinya memahami mengapa pemerintah Mesir belum izinkan masuknya bantuan kemanusiaan untuk Palestina. Diketahui bantuan kemanusiaan untuk Palestina hanya bisa dilakukan melalui pintu Rafah, Mesir.

Pemerintah Mesir sendiri tidak setiap saat membuka perbatasan dengan Gaza, Rafah.

"Kita harus mengerti di sana sedang berkecamuk perang besar ribuan orang meninggal, ratusan ribu orang hilang rumah. Jadi kita harus paham tekanan yang dialami oleh pemerintah di sana," kata Menhan Prabowo di dermaga Pangkalan Angkatan Laut, Jakarta Utara.

Baca Lainnya