Selasa, 2 April 2019 18:20

Masih Bingung, ini Dua Toko Penyedia Pupuk Bersubsidi dengan Kartu Tani

Reporter : Fery Bangkit 
Cara menggunakan Mesin Electronic Data Capture (EDC) untuk kartu tani.
Cara menggunakan Mesin Electronic Data Capture (EDC) untuk kartu tani. [ferybangkit]

Limawaktu.id - Dua toko pupuk di Kota Cimahi siap melayani petani yang membeli pupuk bersubsidi menggunakan Kartu Tani. Kedua toko itu sudah disediakan mesin Electronic Data Capture (EDC).

Kedua toko itu adalah Tani Jaya di Jalan Kolonel Masturi depan Pasar Atas Baru, Kota Cimahi dan Sumber dan di Jalan Kolonel Masturi, Kota Cimahi.

Baca Juga : Cukupkah Kuota Kartu Tani di Cimahi untuk Setahun?

Kepala Bidang pertanian pada Dinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi, Mita Mustikasari mengatakan, kartu produk Kementerian Pertanian itu sudah aktif dan bisa digunakan para petani untuk membeli pupupk bersubsidi.

"Iya kalau Kartu Tani-nya udah aktif, karena sudah terisi kuota, bisa digunakan (untuk membeli pupuk)," katanya saat dihubungi via pesan singkat, Selasa (2/4/2019).

Baca Juga : Kartu Tani tak Sentuh Petani non Kelompok di KBB, Kenapa?

Jumlah petani Kota Cimahi yang sudah menerima Kartu Tani sebanyak 644 orang. Namun yang sudah aktif dan terisi kuotanya baru 459 pemilik.

Dikatakan Mita, pihaknya memberikan informasi terkait penggunaan Kartu Tani itu kepada para petani lewat Penyuluh Pertanian. Termasuk sudah bisa digunakannya kartu itu.

Baca Juga : Puluhan Petani di KBB Harus Gigit Jari Soal Kartu Tani

"Sudah diinformasikan lewat penyuluh (pertanian)," ucap Mita.

Sementara itu, pemilik Toko Tani Jaya, James Hermawan mengatakan, mesin EDC memang sudah bisa digunakan untuk membeli pupuk bersubsidi. Hanya saja, petani yang datang ke tokonya masih banyak petani yang belum mengerti cara penggunaannya.

"Kalau mesin EDC dari dulu sudah ada, tapi petani yang datang kesini menggunakan kartu tani untuk membeli pupuk masih jarang," ujar.

Menurutnya, faktor banyaknya petani yang belum mengerti penggunaan kartu tani tersebut lantaran kurangnya sosialisasi dari pihak terkait, sehingga penggunakan Kartu Tani yang digesek ke mesin EDC itu penggunaannya belum jelas.

"Petani yang datang kesini membawa kartu tani masih awam, padahal sama kita tinggal gesek saja ke EDC. Tapi mereka masih bingung apakah hanya seperti itu atau nambah lagi uang," katanya.

Baca Lainnya