Rabu, 14 Juni 2023 13:46

Ma’ruf Amin Usulkan Pembangunan Soekarno Memorial Library di Uzbekistan

Reporter : Bubun Munawar

Limawaktu.id,- Wakil Presiden (Wapres) K. H. Ma’ruf Amin menyampaikan usulan kepada pemerintah Uzbekistan agar dibangun Soekarno Memorial Library, untuk mengenang jasa Presiden Indonesia pertama Soekarno. Pasalnya Soekarno telah berjasa mendorong dibangunnya makam seorang ahli hadis kenamaan Imam Bukhari, yang kini menjadi makam yang sering dikunjungi sebagai tempat ziarah oleh masyarakat dunia.

Hal itu disampaikan Ma’ruf Amin saat melakukan Kunjungan Kehormatan kepada Perdana Menteri Uzbekistan, Abdulla Aripov di Gedung Kabinet Menteri Uzbekistan, Selasa (13/06/2023) malam.

 “Saya sampaikan tadi supaya dibangun semacam Soekarno Memorial Library di tempat makam, untuk mengenang jasa Bung Karno sebagai pengusul untuk dibangunnya makam Imam Bukhori. Mudah-mudahan itu bisa terlaksana,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Rabu (14/6/2023).

Menurutnya, kedekatan hubungan Indonesia-Uzbekistan dirintis oleh Ir. Soekarno yang saat itu menjabat sebagai Presiden.

“Perdana Menteri merasa hubungannya dengan Indonesia sangat dekat, karena hubungan ini pernah dimulai oleh Presiden pertama. Bung Karno dulu hadir di Uzbekistan ini, dan beliaulah yang mendorong pembangunan makam Imam Bukhari yang menjadi tempat ziarah. Itu adalah jasa Bung Karno,” jelasnya.

Dia menjelaskan, gagasan pembangunan Soekarno Memorial Library sebenarnya sudah dibicarakan antara pemerintah Indonesia dan Uzbekistan.

“Sudah dibicarakan antar Menteri Pariwisata, baru ada gagasan-gagasan,” jelasnya.

Dia melanjutkan, pada  pertemuan tersebut Perdana Menteri Uzbekistan juga memuji keberhasilan Presidensi G20 yang menurutnya memiliki peran global yang signifikan dan sangat strategis.

“Perdana Menteri juga memuji peran Indonesia di dalam [dunia] internasional, terutama sebagai Ketua Presidensi G20 yang dianggapnya berhasil dan memiliki peran internasional, peran global yang signifikan. Beliau ingin bekerjasama dengan Indonesia,,” ujarnya.

Dikatakannya, pentingnya kerja sama yang lebih mendalam lagi antara pemerintah Indonesia dan Uzbekistan, khususnya pada bidang perdagangan, transportasi, dan pariwisata.

“Saya juga menyatakan bahwa kita memang harus mulai lebih dalam lagi membangun kerja sama di bidang perdagangan, transportasi, pariwisata, saling kunjung mengunjungi,” katanya.

 Menindaklanjuti upaya tersebut, akan dilakukan aksi konkret melalui pertemuan para pemangku kepentingan dari kedua negara, seperti Bank Indonesia, dengan Bank Sentral di Uzbekistan, juga Kamar Dagang dan Industri (Kadin) untuk menyempurnakan peningkatan kerja sama di bidang perdagangan.

 “Di bidang perdagangan juga ekspor impornya, karena itu kita ingin antar menteri terkait terus melakukan pembicaraan, antar BI (Bank Indonesia) dan bank sentral ini juga menyempurnakan, Kemudian Kadin juga, supaya melakukan kerja sama dengan Kadin Uzbekistan, ” tuturnya.

Wapres memberikan apresiasi kepada pemerintah Uzbekistan yang menyepakati adanya pertemuan antara ulama Indonesia dan ulama Uzbekistan untuk meningkatkan pemahaman pendidikan agama Islam yang moderat.

“Saya sangat menghargai juga mereka ingin ada pembicaraan antara ulama-ulama Indonesia dan ulama-ulama Uzbekistan,” pungkasnya.

 

Baca Lainnya