Limawaktu.id, Bandung Barat – Kejadian longsor yang terjadi di Desa Pasorlangu Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat menelan korban jiwa. Longsor yang terjadi pada Sabtu dinihari ini mengakibatkan 30 rumah tertimbun, 6 orang tewas dan 84 orang hilang.
Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bandung Barat (KBB) Asep Sihabudin menyabutkan, selain 30 rumah tertimbuan ada 109 jiwa dari 33 Kepala Keluarga yang terdampak akibat dari lonsor tersebut.
“Kami bersama pluluhan petugas dari TNI Polri serta Linmas terus melakukan pencarian korban akibat longsor ini,” kata Asep, Sabtu, 24 Januari 2026.
Pihaknya terus melakukan pencarian ditengah cuaca yang kurang bersahabat dan tanah yang berupa lumpur, sehingga pencarian dilakukan didaerah pinggiran lokasi kejadian. Pihaknya saat ini masih memerlukan alat berat untuk membantu proses pencarian korban yang hilang akibat longsor tersbut.
“Dari pantauan kami lokasi longsor diperkirakan tidak berdampak ke lokasi lain karena terisolasi. Namun lokasi longsor jadi terbelah dua,” paparnya.
Asep menjelaskan, untuk melakukan pencarian dibutuhkan alat berat agar bisa mengeruk lokasi yang tertimbun cukup dalam. Kejadian longsor ini akibat dari cuaca buruk dan turun hujan yang ckup tinggi sehingga jika kondisi ini terus terjadi cukup mengkhawatirkan juga.
“Ketinggain tanah longsor ini diperkirakan setinggi 2 meteran, jadi harus menggunakan alat berat, longsoran terjadi karena intensitas hujan yang tinggi dan ada air yang meluap,” tegasnya.
Sementara itu Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana menyebutkan, longsor yang menimbun perkebunan dan rumah warga pada Sabtu dini hari sekitar pukul 02.30 WIB. Berdasarkan laporan yang diterima diperlukan evakuasi terhadap warga yang diduga menjadi korban tertimbun longsoran di lokasi kejadian.
"Sekitar pukul 08.10 WIB Kami mengerahkan tim aju terlebih dahulu untuk melaksanakan koordinasi dengan unsur SAR yang berada di lapangan, selanjutnya kami juga mengerahkan personel, baik tim rescue maupun tim keposkoan untuk melaksanakan pencarian terhadap korban" Kata Ade.
Saat ini tim aju sudah berada di lokasi kejadian dan sedang melaksanakan koordinasi dengan unsur SAR.