Kamis, 25 Januari 2018 15:36

LGBT di Cimahi Transaksi via Medsos

Reporter : Fery Bangkit 
Ilustrasi
Ilustrasi [Net]

Limawaktu.id - Media sosial (medsos) menjadi sarana favorit para pelaku Lesbian, Gasy, Biseksual dan Transgender (LGBT) untuk melakukan transaksi.

Penemuan itu diungkap Kepala Kantor Kesatuan Bangsa Kota Cimahi, Totong Solehudin, saat ditemui di Komplek Perkantoran Pemerintah Kota Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Kamis (25/1/2018). Temuan tersebut berdasarkan penelusuran ke sejumlah medsos.

“Di situ mereka melakukan interaksi antar sesama pelaku. Bahkan berani mengungkapkan mencari pasangan sejenis, lengkap dengan foto,” beber Totong.

Meski belum melakukan kajian khusus, namun jika melihat dari medsos, keberadaan LGBT cukup terbuka. Salah satu lokasi yang biasanya dijadikan titik temu para LGBT ialah di Alun-alun Kota Cimahi.

“Tentu sangat disayangkan karena fasilitas tersebut disalahgunakan dan dimanfaatkan pihak tidak bertanggungjawab,” ujarnya.

Menurut Totong, permasalahan LGBT kini semakin mengkhawatirkan. Perlu ada koordinasi antar instansi terkait, seperti Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) untuk mencegah penyebaran prilaku LGBT.

Sebab, kata Totong, untuk menangani prilaku LGBT ini harus menggunakan cara edukasi dan rehabilitasi sosial. Selain tentunya peran optimalisasi para ulama.

“Sakit psikologi itu obatnya psikologis juga. Yang belum terdampak harus mendapatkan edukasi, sementara yang sudah terkena LGBT harus direhabilitasi,” pungkasnya.