Rabu, 8 Juni 2022 13:57

LAZISNU Jabar Studi Banding Ke Jateng dan DIY untuk Tingkatkan Profesionalitas

Reporter : Iman Nurdin
Ketua LAZISNU Jabar Qomarudin S. T. tengah melakukan pembicaraan dengan Sekretaris LAZISNU Jateng, dalam studi banding di Semarang, Selasa (07/06/2022).
Ketua LAZISNU Jabar Qomarudin S. T. tengah melakukan pembicaraan dengan Sekretaris LAZISNU Jateng, dalam studi banding di Semarang, Selasa (07/06/2022). [Iman Nurdin]

D.I. Yogyakarta (limawaktu.id)-- Upaya meningkatan kapasitas SDM dan profesionalitas manajemen, lembaga amil Zakat (Lazis) Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Jawa Barat melakukan Studi banding ke PWNU Jateng dan DIY, Selasa dan Rabu (7-8/06/2022).

Menurut Ketua LAZISNU">LAZISNU Jabar, Qomarudin, ST, kegiatan studi banding ini merupakan silaturahmi sekaligus menuntut ilmu dan berbagi pengalaman. Terutama berbagi teknik dan strategi manajemen kelembagaan Lazisnu di dua provinsi tersebut.

"Dari keberkahan silaturahmi ini, kita bisa saling berbagi ilmu sekaligus mengambil pengalaman dalam pengembangan LAZISNU di Jawa Tengah dan D. I. Yogyakarta, " papar Qomarudin, di Yogyakarta, Rabu (08/06/2022).

Studi banding ini, kata Qomarudin, bentuk upaya meningkatkan kepercayaan dan profesionalitas LAZISNU Jabar. Terutama dalam kepengurusan baru ini, LAZISNU Jabar perlu segera menyejajarkan diri dengan LAZISNU di provinsi lain.

Pada silaturahmi pertama, LAZISNU Jateng, diwakili Sekretaris, Muhaimin mengatakan, perkembangan filantropi di Nusantara sangat tinggi. Apalagi berkaitan kebencanaan, daya ungkit saling berbagi menjadi sangat kuat.

"Alhamdulillah, kami dipercaya menghimpun dan menyalurkan donasi kebencanaan di Jawa Tengah. Misalnya saja bencana gunung Semeru beberapa waktu lalu," ujar Muhaimin,

Selain itu, Muhaimin mengatakan, PWNU Jateng pun terbilang sukses dengan program Koin NU. Program kencleng di setiap rumah tersebut, dapat menghimpun hingga hampir Rp70 miliar pada 2021 lalu.

 

Sementara dalam silaturahmi ke LAZISNU DI Yogyakarta disambut langsung Ketua NUCARE LAZISNU DIY, Mambaul Bahri, S. Th. I. , Rabu (08/06/2022). Dalam sambutannya, dia mengatakan kerjasama dengan berbagai lembaga eksternal perlu dilakukan secara berkesinambungan.

"Setingkat PWNU, hubungan dengan lembaga eksternal menjadi kepentingan LAZISNU. Hal ini untuk penting untuk penghimpunan dan penyaluran yang tepat," papar Mambaul Bahri.

Selain menjaga hubungan baik, lanjut Mambaul, melakukan kampanye donasi di media online dan platform filantropi perlu dilakukan.

"Saat ini zaman digital. Ini perlu kita memanfaatkan dan mengoptimalkan untuk penghimpunan dan penyalurannya, " ujarnya.

Baca Lainnya