Limawaktu.id, JAKARTA – Industri musik Indonesia kembali dihentakkan oleh pencapaian luar biasa dari unit Rock Alternatif asal Jakarta, .Feast. Single terbaru mereka yang berjudul "Tarot" sukses memuncaki berbagai tangga lagu digital dan menjadi fenomena viral di berbagai platform media sosial, mempertegas dominasi mereka di kalangan pendengar generasi muda.
Lagu ini menarik perhatian bukan hanya karena aransemen musiknya yang enerjik, tetapi juga narasi liriknya yang mengangkat tema ketidakpastian masa depan—sebuah keresahan yang sangat relevan dengan Generasi Z dan Milenial saat ini.
Sejak dirilis, "Tarot" telah digunakan di ratusan ribu konten video pendek, menjadikannya salah satu lagu rock paling berpengaruh di tahun 2026.
Menanggapi fenomena ini, pengamat musik independen, Andika Satria, memberikan pandangannya mengenai mengapa .Feast mampu mempertahankan relevansinya di tengah gempuran musik pop dan dangdut koplo.
"Kesuksesan 'Tarot' adalah bukti bahwa pendengar muda kita masih haus akan musik yang memiliki substansi dan sikap. .Feast tidak hanya menjual nada, tapi mereka menjual keresahan yang dikemas dengan visual dan narasi yang sangat 'nyambung' dengan audiensnya. Mereka berhasil mengubah musik rock menjadi bahasa yang tetap trendi tanpa kehilangan taringnya," ujar Andika dalam sesi wawancara di Jakarta.
Keberhasilan "Tarot" juga membawa angin segar bagi skena musik indie Indonesia. Dengan jutaan aliran (streams) di platform digital, lagu ini membuktikan bahwa genre alternatif masih memiliki daya tawar tinggi di industri musik arus utama.
Perwakilan dari manajemen .Feast menyatakan bahwa respon luar biasa ini akan menjadi bahan bakar bagi band untuk terus bereksperimen dalam karya-karya selanjutnya. Saat ini, .Feast dikabarkan tengah mempersiapkan tur nasional untuk membawa energi "Tarot" langsung ke hadapan para penggemarnya di berbagai kota.