Limawaktu.id - Korban minuman keras Oplosan di Cicalengka, Kabupaten Bandung, jumlahnya terus bertambah. Hingga siang tadi tercatat 21 orang tewas. Korban Miras lainnya masih berdatangan ke RSUD Cicalengka.
"Jumlah korban meninggal 18 orang. Korban terakhir meninggal saat dibawa ke rumah sakit. Satu orang kritis. Sisanya ada yang di IGD, ada yang dirawat inap dan ada juga yang sudah pulang," kata Yani Sumpena, Dirut RSUD, Senin (9/4/18).
Menurutnya keluhan para pasien seperti mual, muntah dan penurunan kesadaran.
"Sekarang ada enam orang masih dirawat. Sekarang masih diobservasi," jelasnya.
Tim medis saat ini menangani seluruh korban miras oplosan yang masih rawat inap.
Terkait kandungan dalan miras oplosan itu, menurutnya harus dilakukan penelitian laboratorium.