Foto Istimewa
Foto Istimewa [Fery Bangkit]
News

Kondisi Terkini Pasca Erupsi Gunung Tangkuban Parahu

Limawaktu.id - Aktifitas erupsi Gunung Tangkuban Parahu sempat mengalami kenaikan mencapai ketingian 180 meter dari dasar kawah pada Sabtu (31/9/2019). Namun, turun kembali pada Senin (2/9/2019). "Masih berfluktuasi (erupsi), kemarin agak tinggi dan hari ini mereda. 180 meter dari dasar kawah, erupsi abu 2 hari yang lalu," ujar Kepala Mitigasi Gunung Api Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana, Geologi (PVMBG), Hendra Gunawan, Senin (2/9/2019).

Ia mengungkapkan, sejak pukul 00.00 Wib hingga 06.00 WIB hari ini, asap kawah berwarna putih dengan intensitas sedang dan tebal keluar dengan ketinggian 150 meter dari dasar kawah. Sedangkan tremor terus menerus dominan di angka 15 milimeter. "Aktivitas vulkanik masih tinggi, tingkat aktivitas Gunung Tangkuban Perahu masih level II atau waspada," bebernya.

Menurut Hendra, rekomendasi yang dikeluarkan PVMBG untuk masyarakat masih tetap sama yaitu tidak mendekati kawah yang ada di puncak Gunung Tangkuban Perahu dalam radius 1,5 km dari kawah aktif. Kemudian direkomendasikan ditutup.

Ia mengatakan, masyarakat diharapkan tenang, beraktivitas seperti biasa dan tidak terpancing isu-isu tentang letusan Gunung Tangkuban Perahu. Diharapkan juga katanya, masyarakat selalu mengikuti arahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Erupsi Gunung Tangkuban Perahu sudah berlangsung sejak Jumat (26/8/2019) hingga saat ini. Kegiatan taman wisata alam (TWA) pun otomatis ditutup sementara waktu sampai kondisi Gunung Tangkuban Perahu normal dan kondusif.

Baca Lainnya