Limawaktu.id, Kota Cimahi – Ada yang berbeda dilakukan para penari di Kota Cimahi. Pasalnya, para penari yang tergabung dalam 17 Sanggar berjumlah seribu orang secara serempak membawakan Tarian Cimahi Campernik, yang digelar Dewan Kebudayaan Kota Cimahi (DKKC) untuk Memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, di Pedestrian Alun-alun Kota Cimahi, Minggu, 24 Agustus 2025.
Ketua Komite Tari DKKC Ganda Sasmita menyebutkan, sebelum pelaksanaannya ada 19 sanggar yang menyatakan untuk ikut mengerahkan anggotanya, namun karena dengan berbagai alasan, pada pelaksanaannya baru 17 sanggar saja yang ikut serta dalam Tarian kolosal Cimahi Campernik kali ini.
“Alhamdulillah pelaksanaanya bisa beralan dengan lancar, tujuan dari tarian kolosal ini untuk meningkatkan kebersamaan antar sanggar di Kota Cimahi, untuk melestarikan dan meningkatkan lagi kreasi dibidang tari,” sebut Ganda.
Menurutnya, kegiatan ini dilakukan dengan cara swadaya dari DKKC dan sanggar yang ada di Kota Cimahi dengan dukungan dari Disbudparpora dan Pemerintah Kota Cimahi.
“Kedepannya saya menginginkan kegiatan seperti ini agar lebih semarak lagi, terimakasih atas dukungan sanggar-sanggar yang sudah berpartisipasi,” katanya.
Dia berharap kedepan tariannya bisa lebih meriah lagi, lebih ekspresi, lebih kreasi lagi tanpa meninggalkan tarian tradisionalnya.
“Mudah-mudahan kedepan Pemerintah Kota bisa mensuprt dengan sgala sesuatunya,” harapnya.
Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi Achmad Nuryana mengapresiasi DKKC dan para sanggar kegiatan tarian kolosal Cimahi Campernik ini yang menjadi ikon tarian khas Cimahi.
“Mudah-mudahan ini menjadi ikon yang terus bisa kita tampilkan, ini merupakan hasil kreativitas dari para pelaku seni tari yang ada di Kota Cimahi, masyarakat sangat antusias, dan kita akan terus lakukan hal seperti ini untuk menjadi ciri khas Kota Cimahi,” paparnya.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cimahi Muhammad Ronny ikut mengapresiasi kegiatan Tarian Kolosal Cimahi Campernik kali ini. DKKC bersama dengan sanggar-sanggar di Kota Cimahi menampilkan Tarian Kolosal ini dalam memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia.
“Kegiatan ini merupakan bentuk perwujudan peningkatan kebudayaan di Kota Cimahi. Kegiatan ini harus dilakukan secara rutin untuk menumbuhkembangkan kecintaan terhadap Indonesia, budaya adalah hasil pemikiran nenek moyang kita terdahulu, ini merupakan bentuk perwujudan yang harus kita lestarikan,” ungkap Ronny.
Harapannya, kata Ronny, kegiatan ini bisa terus dilakukan tifdak terbatas diwaktu-waktu tertentu, tetapi menjadi kegiatan yang kontinyu agar nama Cimahi bisa terangkat di level nasional maupun internasional.