Minggu, 31 Januari 2021 13:00

Kodim 0610 Sumedang Bangun Dua Jembatan Gantung

Reporter : Iman
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mencoba jembatan gantung yang dibangun Kodim 0610/Sumedang
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mencoba jembatan gantung yang dibangun Kodim 0610/Sumedang [Humas ]

Limawaktu.id,- Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengungkapkan kegembiraannya saat melihat tuntasnya pembangunan Jembatan Gantung di dua desa dua kecamatan berbeda. Yang pertama di Desa Ranggasari, Kecamatan Surian dan Karangbungur, Desa Buahdua.

"Bahagia bisa melihat masyarakat di dua desa, dua kecamatan berbeda memiliki jembatan gantung. Warga disana tak harus turun menyebrangi sungai. Kini ada jembatan gantung sepanjang 130 meter, lebar 1,5 meter di atas pertemuan Sungai Cikandung dan Cibodas," Ungkap Dony, Minggu (31/1/2021).

Dikatakannya, Jembatan gantung ini dibangun Kodim 0610/Sumedang bekerja sama dengan Vertical Rescue Indonesia dan unsur masyarakat setempat. Kemarin, diresmikan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto.

"Jembatan ini bisa menunjang mobilitas masyarakat, mempermudah akses ekonomi, arus orang dan barang lebih mudah lagi, pendidikan, kesehatan dan akses keagamaan," jelasnya.

Selain pembangunan jembatan gantung ada juga penanaman jagung hibrida di Desa Naluk, Kecamatan Cimalaka , yang lahannya memamfaatkan cairan Bios 44. Cairan Bios 44 manfaatnya beragam. Bisa untuk pertanian, perikanan, dan bahkan mencegah kebakaran hutan serta lahan.

Cairan Bios 44 ini mengurai tanah tandus menjadi subur. Temuan prajurit TNI ini bisa digunakan untuk pengembangan budi daya perikanan dan penyubur tanah.


"Sumedang merupakan daerah agraris dan daerah agrobisnis dan rata-rata masyarakatnya bermatapencaharian sebagai petani," ungkap Dony.

Baca Lainnya