Kamis, 20 Juli 2023 15:22

KH Ma’ruf Amin Minta Para Bupati Sigap Menjaga Stabilitas Jelang Pemilu

Reporter : Bubun Munawar
KH Ma’ruf Amin melihat hasil produk yang dipamerkan dalam Apkasi Otonomi Expo di Tangerang, Kamis (20/7/2023)
KH Ma’ruf Amin melihat hasil produk yang dipamerkan dalam Apkasi Otonomi Expo di Tangerang, Kamis (20/7/2023) [BPMI/Setwapres ]

Limawaktu.id, Pemilu serentak didesain untuk menciptakan pemerintahan yang stabil, serta berjalan beriringan dengan perencanaan pembangunan nasional dan daerah. Langkah ini adalah suatu koreksi kebijakan guna menata proses politik dan proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan dengan kerangka tahapan waktu yang stabil.

Menurut Wakil Presdien KH Ma’ruf Amin, setiap tahapan menjelang Pemilu dan Pilkada 2024 tidak kalah penting dibandingkan hari pencoblosan.

“Saya berharap, para pemimpin Kabupaten bersama perangkatnya sigap dalam menjaga stabilitas dan keamanan menjelang hingga pelaksanaan Pemilu dan Pilkada,” terangnya, saat menghadiri Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), di Tangerang Provinsi Banten, Kams (20/7/2023) .

Menurutnya, Pemkab diminta meningkatkan koordinasi dan antisipasi potensi kerawanan yang mungkin muncul, agar Pemilu dan Pilkada 2024 dapat berjalan lancar sehingga menjadi proses lahirnya pemimpin-pemimpin transformatif, pemimpin yang akan mengelola penyusunan kebijakan negara dan daerah, agar mendatangkan maslahat bagi rakyat.

“Saya juga mengharapkan pemimpin yang terpilih adalah pemimpin yang mampu menjaga komitmen dalam mendorong kemajuan otonomi daerah. Otonomi daerah dan desentralisasi adalah pilihan terbaik bagi negara dalam mengelola pemerintahan, untuk mendekatkan pelayanan publik, mendorong pembangunan daerah, dan menghidupkan demokrasi lokal yang berkualitas,” katanya.

Kepada para Bupati seluruh Indonesia, Wapres meminta Pemerintah Kabupaten diharapkan terus meningkatkan gagasan dan langkah inovatif, baik pada tataran kebijakan maupun penggunaan anggaran yang tepat guna, untuk mendongrak pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Pastikan implementasi program dan anggaran yang efektif dan akuntabel hingga di tingkat kecamatan, kelurahan dan desa, sebagai ujung tombak perangkat Pemerintah yang berhubungan langsung dengan masyarakat.

Kedua, Pemerintah Kabupaten agar terus mendorong terciptanya ekosistem usaha yang sehat dan ramah investor di daerahnya. Terus perkuat rantai pasok lokal dan akses pasar hingga mampu menjangkau pasar nasional hingga global, termasuk memperkuat jaringan pemasaran komoditas unggulan desa ke pasar yang lebih beragam melalui platform digital.

 Ketiga, Wapres meminta Kabupaten untuk fokus kepada komoditas-komoditas unggulan dari hulu ke hilir secara terpadu. Perkuat pula peluang di bidang ekonomi dan keuangan syariah, mengingat potensi pasar yang besar dan terus berkembang pesat. Kontribusi Kabupaten dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah akan turut menentukan keberhasilan kita untuk mewujudkan visi menjadi Pusat Halal Dunia pada tahun 2024.

 Manfaatkan APKASI Otonomi Expo sebagai ajang untuk mempromosikan destinasi wisata, komoditas, dan investasi unggulan daerah, tidak terkecuali produk dan jasa halal, seperti makanan dan minuman, fesyen, farmasi, kosmetik dan wisata halal.

Banyak Kabupaten yang memiliki potensi wisata yang layak dikembangkan untuk menarik investor, menumbuhkan ekonomi kreatif, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan penghasilan warga setempat, sekaligus melestarikan budaya lokal.

“Terkait hal ini, saya ingatkan untuk membangun bisnis wisata yang berkelanjutan. Selain itu, wisata halal juga layak untuk dikembangkan mengingat jumlah wisatawan muslim dunia terus melonjak, hingga mencapai 110 juta wisatawan pada tahun 2022. Terakhir, perkuat kualitas sumber daya manusia di daerah masing-masing. Genjot penurunan angka stunting hingga mencapai target prevalensi stunting 14% pada 2024,” paparnya.

Baca Lainnya