Jumat, 16 April 2021 11:01

Ketua DKM jadi Ketua Satgas Covid-19

Reporter : Bubun Munawar
Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana
Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana [limawaktu.id]

Limawaktu.id,- Para Ketua DKM Masjid se-Kota Cimahi dijadikan Ketua Satgas Covid-19 di masjid masing-maing selama bulan Ramadan. Mereka bertanggungjawab atas pelaksanaan salat tarawih. Seperti diketahui, tahun ini pemerintah memperbolehkan pelaksanaan salat tarawih ditengah pandemi Covid-19 ini. Berbeda dengan tahun lalu, dimana pelaksanaan salat tersebut hanya diizinkan di rumah masing-masing.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Cimahi, Ngatiyana mengatakan, semua pengurus di DKM Masjid di Kota Cimahi merupakan Satgas Covid-19. Dimana ketika ada pelanggaran, Ketua DKM yang bertanggungjawab.

"Di DKM Masjid pengurus DKM menjadi Satgas di masjid. Apabila terjadi pelanggaran, Ketua DKM ini yang bertangungjawab," tegas Ngatiyana saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jum’at (16/4/2021).

Pelaksanaan Salat Tarawih sendiri diperbolehkan dengan mengikuti persyaratan. Seperti penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 dari kegiatan ibadah tersebut.

Pihaknya, terang Ngatiyana, sudah melayangkan surat edaran kepada DKM se-Kota Cimahi. "Kita sudah kirim surat edaran ke DKM. Harus diikuti,” ucapnya.

Selain itu untuk mengontrol pelaksanaan salat tarawih, pihaknya meminta aparat kewilayahan seperti lurah, RT hingga RW juga turut melakukan pengontrolan. Sebab, pihaknya tak bisa mengontrol seluruh masjid di Kota Cimahi sendirian.

"Untuk wilayah masing-masing supaya mengontrol tempat-tempat ibadah salat tarawih. Kita bagi tugas per wilayah," sebutnya.

Perihal Pedagang Kaki Lima (PKL) musiman, seperti yang menjajakan takjil, lanjut Ngatiyana, pihaknya tidak melarang mereka berjualan. Sebab hal tersebut sebagai upaya pemulihan ekonomi ditengah pandemi Covid-19.

Hanya saja, dirinya menekankan kepada seluruh pedagang tetap menerapkan protokol kesehatan. Pihaknya melalui Satgas Covid-19, khususnya Satpol PP akan terus melakukan patroli.

"Silahkan berjualan tapi protokol kesehatan dipatuhi. Gunakan masker jangan sampai lepas,” tukas Ngatiyana.

 

 

 

 

Baca Lainnya