Jumat, 15 Oktober 2021 22:56

Kerap Teror Nasabah, Kantor Pinjol Digerebek Polisi

Reporter : Iman Nurdin
89 Operator Pinjol Diamankan Polisi
89 Operator Pinjol Diamankan Polisi [Istimewa]


limawaktu.id -- Sedikitnya 89 orang operator Aplikasi Pinjaman Online (Pinjol) dari Yogyakarta, dibawa ke kantor Polda Jabar, Jumat (15/10/2021). Penggerebekan dan penangkapan tersebut setelah adanya laporan Nasabah yang diteror melalui telepon dan aplikasi.

"Ke-89 orang yang sudah kita amankan di Yogyakarta, untuk sementara yang bersangkutan kita sedang melaksanakan pemeriksaan secara bersama-sama. Jadi nanti dari situ, kita bisa tentukan masing-masing peranannya seperti apa," ujar Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar AKBP Roland Ronaldy,  kepada wartawan di Mapolda Jabar.

Menurut Roland, aplikator kerap mengancam nasabah hingga mereka mengalami sakit dan depresi. Pihaknya mendapati PC (personal computer) milik perusahaan aplikator tersebut terdapat ancaman kepada nasabah.

"Jadi hasil device yang kita dapatkan kita lihat di PC-nya juga itu kita dapatkan adanya pengancaman ke beberapa nasabah sampai dengan si korban ini masuk rumah sakit karena merasa terancam atau depresi dan masuk rumah sakit, " papar Roland.

Aksi pengancaman, lanjutnya, dengan kata-kata kasar dan tidak pantas ditujukan kepada nasabah. Hal itu upaya menagih agar nasabah segera membayar cicilan pinjaman.

Pihaknya kepolisian masih mendalami teror lain yang dilakukan para tersangka. Terutama membocorkan data nasabah dan melakukan spam kepada seluruh data kontak yang ada di nasabah. "Kita masih mendalami, " tegas Roland.

Sementara barang bukti yang berhasil disita kepolisian antara lain, 105 PC dan Handphone. "Hasil semalam itu yang kita amankan ada 105 PC dan handphone ya, ini kita masih dalami juga dan kita lakukan olah TKP dulu ya untuk device kita sedang teliti dulu dan dalami lagi, " ujarnya.

Roland berpesan, bagi masyarakat yang pernah menjadi korban silahkan berkoordinasi dengan pihak Polda Jabar. Nasabah  yang merasa terancam, dapat memastikan pelakunya sudah diamankan kepolisian

Baca Lainnya