Kamis, 16 Juli 2020 18:48

Kekosongan BHP Ganggu Target 600 Swab Test di Cimahi

Reporter : Fery Bangkit 
swab test
swab test [Net]

Cimahi - Ketersediaan Barang Habis Pakai (BHP) untuk pengujian swab test di Kota Cimahi kosong sementara ini. Imbasnya, test usap untuk mengecek paparan virus korona atau Covid-19 menjadi terhambat.

Padahal, Dinas Kesehatan Kota Cimahi tengah berupaya untuk mengikuti target dari Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO dimana setiap pekannya 1.000 per satu juta penduduk dilakukan swab test.

"BHP-nya kosong memang jadi kita nunggu pengadaan. Mudah-mudahan minggu ini sudah ada," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Chanifah Listyarini, Kamis (16/7/2020).

Jumlah penduduk di Kota Cimahi sendiri mencapai sekitar 553.755 orang. Artinya, setiap pekannya sebanyak 600 orang yang ditargetkan melakukan swab test untuk mengetahui paparan virus korona, sehingga bisa dilakukan pencegahan.

Awalnya, klaim Rini, sapaan Chanifah, target tersebut sudah berjalan dan selalu tercapai dimana setiap harinya ada sekitar 100 lebih warga yang dilakukan swab test. Namun beberapa hari terakhir ini terhambat karena BHP-nya kosong.

"Sebetulnya pas awal 100 lebih tercapai, sudah jalan. Tapi sekarang BHP-nya kosong," sebut Rini.

Ia menjelaskan, BHP merupakan salah satu bahan yang harus selalu ada dalam swab tes. Jika alat tersebut tidak ada, maka pihaknya tidak bisa melakukan tes usap. "Kalau gak lengkap kita gak bisa melaksanakan," ucapnya.

Dikatakan Rini, jika BHP sudah tersedia dalam waktu dekat ini, maka pihaknya akan mencoba memenuhi target 600 sampel uji swab setiap pekannya. Sasaran utamanya tentu saja Orang Dalam Pemantauan (PDP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau sekaraang disebut suspect.

Kemudian sampelnya nanti akan langsung dibawa ke Laboratorium Poltekkes di Kelurahan Pasirkaliki, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi.

"Fokus sasaran semua ODP, PDP. Kalau sekarang suspect, semua kita tracing ambil swab," ujarnya.

Baca Lainnya

Topik Populer

Berita Populer