Kamis, 24 Maret 2022 11:54

Katana Jadi Garda Terdepan Atasi Bencana

Reporter : Bubun Munawar
BPBD Kota Cimahi melakukan pendistribusian logistik untuk protokol kesehatan dan  sosialisasi kepada murid-murid  Sekolah Dasar, belum lama ini.
BPBD Kota Cimahi melakukan pendistribusian logistik untuk protokol kesehatan dan sosialisasi kepada murid-murid Sekolah Dasar, belum lama ini. [Istimewa]

Limawaktu.id,- Pemkot Cimahi sudah memilik Kelurahan Tangguh Bencana (Katana) yang berjumlah 210 orang. Mereka disiapkan sebagai garda terdepan untuk mengetahui informasi apabila ada bencana. Kemudian mereka berkoordinasi dengan aparat kewilayahan seperti RT, RW, kelurahan, kecamatan hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi.

"Katana (Kelurahan Tangguh Bencana) ini paling depan di masyarakat apabila terjadi bencana  sesuai tugasnya mereka  segera bergerak menentukan  apa yang harus dilakukan, tindakan pertama koordinasi sehingga penanganan lebih cepat. Tugasnya untuk membantu masyarakat dalam menangani bencana apabila terjadi," jelas Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana, Kamis (24/3/2022).

Menurutnya, di Kota Cimahi, semua kecamatan dan kelurahan sudah dibentuk Kelurahan Tanggung Bencana. Katana ini sudah lengkap, Cimahi Utara, Cimahi Tengah dan Cimahi Selatan sudah terbentuk. Total personil  Kelurahan Tanggung Bencana di Kota Cimahi sekitar 210 orang  yang berasal dari elemen masyarakat. Seperti relawan, PKK, Karang Taruna, LPM dan sebagainya.

"Apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan bencana banjir tanah longsor maupun gempa kami sudah memiliki pasukan khusus yang dibentuk di tiap tiap kelurahan," katanya.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi, Asep Bachtiar mengatakan, pihaknya akan memberikan pelatihan terkait kemampuan mengantisipasi prabencana dan meminimalisasi dampak pascabencana. Misalnya, saat ada banjir, masyarakat melakukan tindakan agar tidak ada korban dengan evakuasi.

"Ini kumpulan dari semua unsur. Kita berikan pelatihan sampai beberapa hari ke depan tentang kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam," ujarnya.

 

Baca Lainnya