Limawaktu.id - Realisasi Revitalisasi Stadion Sangkuriang, Kota Cimahi kembali terancam gagal dilaksanakan tahun depan. Sebab hingga kini Pemkot Cimahi masih kebingungan mencari sumber dana yang mencapai Rp 300 miliar.
"Untuk revitalisasi Stadion Sangkuriang belum mendapat bantuan. Diupayakan sudah, kami akan coba lagi ajukan di 2021," ujar Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi, Budi Raharja saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Rabu (11/12/2019).
Dikatakan Budi, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cimahi tidak akan mencukupi untuk merevitalisasi Stadion Sangkuriang yang mencapai Rp 300 miliar. Sebab, masih ada sejumlah program lainnya yang membutuhkan anggaran.
Dengan demikian, maka harapan Pemkot Cimahi hanyalah bantuan dari Pemprov Jabar maupun Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI. "Kebutuhan kita mengacu sesuai DED yaitu sekitar Rp 300 miliar. Mudah-mudahan ada sumber pembiayaan sehingga revitalisasi Sangkuriang bisa terwujud," tandas Budi.
Batalnya revitalisasi Stadion Sangkuriang tahun depan diperkuat Sekretaris Daerah Kota Cimahi, Dikdik Suratno Nugrahawan. Ia menyatakan, dari informasi yang resmi diterima, alokasi bantuan dari Pemprov Jabar untuk revitalisasi stadion bersejarah itu tidak tercantum tahun depan.
"Untuk Stadion Sangkuriang tidak ada. Kita sudah usahakan itu tapi saat disampaikan ke pemprov dari sisi ketersediaan program belum tersedia. Kami akan perjuangkan lagi mudah-mudahan di tahun 2021 bisa diakomodir," ungkap Dikdik.
Untuk tahun depan, Pemkot Cimahi hanya mendapat jatah bantuan dari Pemprov Jabar sebesar Rp 177 miliar. Nominal itu sangat jauh dari angka yang diajukan Pemkot Cimahi, yang mencapai Rp 1,2 triliun.
"Ternyata realisasi Rp 177 miliar, ya sudah. Secara resmi belum menerima tembusan rincian bantuan dari Pemprov Jabar. Untuk tahun 2020 terima Rp 177 miliar," ujarnya.
Meski belum menerima secara resmi, Dikdik menyatakan bantuan yang diterima itu akan difokuskan untuk pembangunan underpass Jalan Sriwijaya, pembangunan sekolah SMPN 12-13, serta RSUD Cibabat. "Kita berharap di 2020 bisa selesai underpass secara keseluruhan," ucapnya.