Rabu, 17 Januari 2024 15:28

Jokowi Ground Breaking Masjid Negara Dengan Biaya Rp940 M

Reporter : Bubun Munawar
Presiden  RI Joko Widodo menabuh bedug sebagai simbol dimulainya Pembangunan Masjid Negara di IKN, Rabu (17/1/2024)
Presiden RI Joko Widodo menabuh bedug sebagai simbol dimulainya Pembangunan Masjid Negara di IKN, Rabu (17/1/2024) [Tangkapan Layar Youtube BPMI Setpres]

Limawaktu.id, Penajam Paser - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melakukan groundbreaking Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN). Masjid Negara IKN ini nantinya akan menampung sekitar 61 ribu jemaah.

"Tadi Pak Menteri Agama menyampaikan bahwa kapasitas Masjid Negara ini adalah 61 ribu jemaah," ucap Jokowi mengawali Grounbreaking Masjid Negara IKN, yang diunggah di kanal Youtube Sekretariat Presiden,  Rabu (17/1/2024).

Jokowi menjelaskan masjid ini akan dikelilingi air. Dia mengatakan Masjid Negara IKN ini bakal menjadi masjid yang sangat indah dari luar dan dalam.

"Di sekeliling masjid ini, tadi digambarkan di layar, akan dikelilingi oleh air dan akan dibuat embung buatan sehingga saya membayangkan masjid ini adalah masjid yang akan sangat indah dari luar dan juga akan sangat indah interiornya dari dalam," katanya.

Selain itu, Jokowi menuturkan bukan hanya masjid yang akan dibangun di kawasan IKN tersebut. Sejumlah tempat ibadah agama lain bakal didirikan, seperti  gereja katedral, wihara, pura dan  klenteng.

“Ini akan menunjukkan betapa kita ini sangat beragam tetapi kerukunan tetap terus kita jaga untuk membangun persatuan di negara kita," ujar Jokowi.

Masjid Negara IKN ini menelan biaya konstruksi sebesar Rp 940 miliar. Masjid ini ditargetkan selesai pada akhir tahun.

Orang nomor satu di Indonesia ini berharap Masjid Negara IKN bisa menjadi simbol moderasi beragama di IKN dan bisa menjadi contoh pembangunan masjid di dunia.

"Saya berharap masjid negara ini akan merepresentasikan kemajemukan Indonesia dan sarana untuk meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT. Tempat yang nyaman bagi umat muslim melakukan berbagai aktivitas keagamaan," pungkasnya.  

Baca Lainnya

Topik Populer

Berita Populer