Kamis, 20 Desember 2018 10:45

Jadi Sopir Stoomwalsh, Wali Kota, Kapolres dan Ketua MUI Cimahi Musnahkan 5.612 Miras

Reporter : Fery Bangkit 
Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna, Kapolres Cimahi AKBP Rusdy Pramana Suryanagara dan Ketua MUI Kota Cimahi Alan Ridwan terlihat menaiki alat berat.
Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna, Kapolres Cimahi AKBP Rusdy Pramana Suryanagara dan Ketua MUI Kota Cimahi Alan Ridwan terlihat menaiki alat berat. [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id - Sebanyak 5.612 botol berbagai Minuman Keras (Miras) ilegal dimusnahkan Kamis (20/12/2018) di Lapangan Apel Mapolres Cimahi, Jalan Amir Mahmud, Kota Cimahi.

Selain Miras, ada juga barang bukti yang dimusnahkan seperti tuak sebanyak 13 jerigen berisi 220 liter dan ciu sebanyak 580 plastik. Berbagai Miras itu didapat dari hasil operasi Sat Narkoba Polres Cimahi sebanyak 1.500 botol, Sat Sabhara 1.000 botol, Polsek jajaran 2.331 botol, 13 jerigen, 220 liter dan 580 plastik. Sisanya dari Satpol PP Kabupaten Bandung Barat sebanyak 731 botol.

Baca Juga : Kejari Cimahi Bakar Ganja dan Shabu, Kemudian Blender Obat Terlarang

Pemusnahan Miras itu dilakukan dengan cara dihancurkan menggunakan stoomwalsh. Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna, Kapolres Cimahi AKBP Rusdy Pramana Suryanagara dan Ketua MUI Kota Cimahi Alan Ridwan terlihat menaiki alat berat itu.

Kapolres Cimahi, AKBP Rusdy Pramana Suryanagara mengatakan, barang bukti Miras ini didapat dari hasil operasi pekat dan KKYD Polres Cimahi dan Polsek jajaran sejak Agustus hingga Desember 2018, dalam rangka cipta kondusif menjelang Natal dan Tahun Baru 2019.

Baca Juga : BNNP Jabar Musnahkan Ekstasi Asal Belgia

"Miras ini hasil operasi Cipta Kondusif dari Agustus sampai Desember 2018," ujarnya.

Kasatnarkoba Polres, AKP Sugeng Heriyadi menambahkan, sebelum Natal dan Tahun Baru, pihaknya rutin menggelar operasi pekat. Dibantu juga oleh Polsek jajaran dan pemerintah setempat.

Baca Juga : Kejari Bandung 'Blender' Barang Bukti Hasil Kejahatan Senilai Rp 21 Miliar

"Kawasan paling banyak dari Padalarang dan selatan Bandung Barat," terangnya.  

Dikatakannya, jajaran Satresnarkoba bakal terus menggelar operasi, khususnya untuk penertiban Miras ilegal. "Kalau Miras ilegal masih banyak, ini buktinya. Intinya, kalau ada informasi, kita kejar," tandasnya.

Baca Lainnya