Sabtu, 17 Maret 2018 15:41

Isi Dialog AHY dengan Warga di Cimahi

Reporter : Fery Bangkit 
AHY berdialog dengan warga saat melakukan kunjungan yang bertajuk 'AHY Ngariung di Jabar'.
AHY berdialog dengan warga saat melakukan kunjungan yang bertajuk 'AHY Ngariung di Jabar'. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Berdialog dengan warga menjadi bagian Agus Harimurti Yudhoyono (ahy) saat melakukan kunjungan yang bertajuk 'AHY ngariung di Jabar'.

Rencananya, Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat itu akan mengelilingi 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat. Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Purwakarta dan Kota Bandung merupakan daerah yang sudah dikunjungi putra mantan Presiden RI ke-6 itu.

Baca Juga : Seribu Kader Demokrat Bakal Sambut AHY di Kota Cimahi

Sabtu (17/3/2018), giliran Kota cimahi yang dikunjungi AHY. Pasar Atas Cimahi menjadi lokasi pertamanya. Disertai para kader Partai Demokrat, AHY tiba sekitar pukul 08.50 WIB.

Setelah berdialog dengan sejumlah pedagang, mantan calon Gubernur DKI Jakarta itu melanjutkan perjalanannya menuju Pendopo DPRD Kota Cimahi, Jalan Djulaeha Karmita, Kota Cimahi.

Baca Juga : AHY ke Pasar Antri Cimahi: Beli Pisang Hingga Telur

dialog pun berlangsung antar warga dengan AHY. Ada seputar permasalahan, seperti bidang seni, olahraga, kepemudaan, ketenagakerjaan hingga pendidikan yang dibahas.

"Sangat banyak masukan yang saya dapatkan suara dari rakyat, suara dari berbagai elemen, tadi kalau di kota Cimahi ada penyampaian aspirasi dari kelompok seniman budayawan. Mereka ingin kearifan lokal dapat dijaga, karya seni mereka tidak hanya sukses di tingkat lokal tetapi juga tingkat nasional, bahkan mendunia," ujar AHY usai dialog.

Baca Juga : Nostalgia AHY di Cimahi: Dua Tahun Tinggal di Cimahi Hingga Mengenang Seragam Kebesaran TNI

Selain itu, seputar olahraga pun dibahas. Menurut AHY, semua masyarakat, khususnya para atlet menginginkan olahraga indonesia semakin maju. Dimulai dari tingkat lokal yang pada akhirnya bermuara pada prestasi yang baik.

"Kita juga punya kebanggaan jika kita berlaga di kancah internasional," ucapnya.

Dari segi ekonomi, termasuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). "Cukup banyak yang menyampaikan ingin dikembangkan tentunya. Kesulitan dalam akses permodalan juga harus menjadi perhatian kita semua," tutur AHY.

Pada sektor pendidikan, keberadaan guru honorer menjadi permasalahan yang harus dicarikan solusinya. Menurut AHY, guru adalah figur penting dalam kemajuan bangsa ini.

"Negara harus bisa memperhatikan kesejahteraan guru dengan sebaik-baiknya," katanya.

Berkaitan dengan generasi milenial atau generasi muda, secara umum memiliki optimisme cukup tinggi. Namun, para generasi muda kerap dihadapkan pada persaingan kerja yang semakin kompetitif.

Menurutnya, saat ini generasi milenial merasa takut bersaing dengan pekerja asing, dan dihadapkan kepada semakin canggihnya perkembangan teknologi. Sebab, teknologi kini bisa menggantikan tenaga manusia dalam pekerjaan.

"Oleh karena itu harus ada regulasi yang baik, yang tepat, yang proporsional yang mengatur dengan baik agar keluarga, anak-anak kita tidak menjadi korban dari kemajuan, tetapi disamping itu mereka juga harus siap beradaptasi dan masuk ke dalam lapangan pekerjaan yang semakin kompetitif," pungkasnya.

Usai dialog dengan warga Cimahi, AHY melanjutkan perjalannya menuju Kabupaten Bandung Barat.

Baca Lainnya