PJU yang Terletak Dijalan Pesantren Cibabat.
PJU yang Terletak Dijalan Pesantren Cibabat. [Fery Bangkit]
News

Insya Alloh, Anggaran Tahun ini Cukup untuk Bayar Listrik PJU di Cimahi

Cimahi - Beban pembayaran rekening listrik untuk menerangi jalan umum, jalan lingkungan hingga gang di Kota Cimahi mencapai Rp 600-700 juta setiap bulannya. Anggaran tersebut termasuk biaya pemeliharaan.

"Tagihan untuk pembayaran listrik dari PJU (Penerangan Jalan Umum), PJL (Penerangan Jalan Lingkungan) dan PJG (Penerangan Jalan Gang) itu Rp 600-700 juta per bulan. Itu relatif murah," ungkap Kepala Dinas Perhubingan Kota Cimahi, Yanuar Taufik saat ditemui, Kamis (11/6/2020).

Untuk tahun ini, terang Yanuar, anggaran yang disediakan khusus untuk membayar listrik seluruh penerangan di Kota Cimahi sekitar Rp 7 miliar, yang dialokasikan untuk pembayaran hingga Oktober mendatang. Meski begitu, pihaknya berharap anggaran tersebut akan mencukupi untuk pembayaran hingga akhir tahun.

Namun jika masih kurang, pihaknya akan mengajukan anggaran tambahan pada APBD Perubahan. Kecukupan anggaran untuk pembayaran listrik PJU, PJL dan PJG akan terlihat Agustus mendatang.

"Jadi sementara kita alokasikan untuk 10 bulan dulu, kalau kurang nanti diajukan lagi. Kita pastikan jalanan Cimahi gak akan mati," tegas Yanuar.

Sementara khusus anggaran pemeliharaan ketiga jenis penerangan di Kota Cimahi, ungkap Yanuar, pihaknya dibekali Rp 1 miliar.

"Itu anggaran untuk pemeliharaan. Contohnya, untuk memgantisipasi bila ada kerusakan. Terus ada lampu yang habis, kita ganti," terangnya.

Anggaran miliaran tersebut, terang Yanuar, diperuntukan untuk membayar dan memelihara sebanyak 16.531 titik penerangan di Kota Cimahi. Rinciannya, PJU 3.480 titik, PJL sebanyak 4.221 titik dan PJG sebanyak 8.830 titik. Penerangan itu tersebar di 15 kelurahan se-Kota Cimahi.

"Lampu-lampu ikut akan menyala dari pukul 5 sore sampai pukul 5 subuh," ucap Yanuar..

Yanuar melanjutkan, sebetulnya jumlah penerangan yang ada saat ini kurang ideal. Menurutnya, jumlah ideal penerangan di Kota Cimahi adalah sebanyak 30.177 titik, dengan rincian PJU sebanyak 3.958 titik, PJL sebanyak 6.128 titik dan PJG sebanyak 20.064 titik.

"Jadi kurangnya itu kalau keseluruhan 13.646 titik. Rinciannya, PJU 505 titik, PJL 1.907 titik dan PJG 11.234 titik," terangnya.

Awalnya, kata dia, tahun ini Dinas Perhubungan Kota Cimahi akan melakukan penambahan PJG sebanyak 900 titik, PJL sebanyak 25 titik dan PJU sebanyak 47 titik. Pagu anggaran yang direncanakan mencapai Rp 3 miliar. Namun harus tertunda sebab anggarannya dipangkas untuk kebutuhan penanganan Covid-19 di Kota Cimahi.

"Tahun depan insya Alloh adakan lagi, karena kan masih kurang," sebut Yanuar.

Baca Lainnya