Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menghadiri dalam Plenary Session UN 2023 Water Conference di New York, AS (24/3/2023).).
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menghadiri dalam Plenary Session UN 2023 Water Conference di New York, AS (24/3/2023).). [Instagram]
News

Indonesia Berkomitmen Capai Ketahanan Air Berkelanjutan

Limawaktu.id,- Pemerintah Indonesia menempatkan air sebagai prioritas utama dalam agenda pembangunan nasional untuk memastikan akses air yang merata dan sanitasi yang layak bagi 275 juta penduduk Indonesia.

Hal itu disampaikan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam Plenary Session UN 2023 Water Conference di New York, AS (24/3).

“Indonesia berkomitmen untuk mencapai ketahanan air yang berkelanjutan dengan menerapkan adaptasi iklim dan Disaster Risk Reduction (DRR) dalam perencanaan pembangunan nasional,” kata Basuki.

Dia mengatakan, terdapat 5 faktor lintas sektoral yang perlu diatasi demi mencapai target ketahanan air berkelanjutan tersebut. Lima faktor tersebut yakni pembiayaan, penguatan data dan informasi, pengembangan kapabilitas, inovasi, dan peningkatan tata kelola pemerintah.

Basuki juga mendorong semua negara anggota dan mitra sektor air untuk berpartisipasi aktif pada World Water Forum ke-10 yang akan berlangsung di Bali pada 2024 mendatang.

World Water Forum merupakan forum lintas batas terbesar di dunia yang fokus dalam pembahasan isu-isu air dan mencari solusi global sebagai jawaban atas isu-isu tersebut .

 World Water Forum ke-10 yang akan dilaksanakan pada 18-24 Mei 2024 nanti mengusung tema “Water for Shared Prosperity”. Dengan membawa harapan bahwa World Water Forum menjadi ajang berbagai stakeholder dari berbagai negara untuk berbagi pengalaman dan inovasi merespon berbagai tantangan pengelolaan air secara global.

Pemerintah menargetkan kehadiran kepala negara, menteri, 10.000 delegasi dan 30.000 peserta (termasuk partisipan, pengunjung pameran tentang air dan UMKM) dari 172 negara yang terdiri dari unsur-unsur Pemerintah, parlemen, swasta, akademisi, praktisi, asosiasi, dan masyarakat pada lingkup nasional dan internasional.

Baca Lainnya