Foto istimewa
Foto istimewa [Fery Bangkit]
News

Imbas Stay At Home, Okupansi Angkot di Cimahi Turun Drastis

Limawaktu.id - Kebijakan pemerintah yang menganjurkan work from home (WFH) dan stay at home serta meliburkan sekolah berdampak dratis terhadap penurunan penumpang angkutan umum alias angkot di Kota Cimahi.

Tak tanggung-tanggung, penurunannya hingga 60 persen dari sebelumnya. Seperti diketahui, kebijakan-kebijakan tersebut dibuat untuk memutus penularan Corona Virus Disease (Covid-19).

Kepala Seksi Angkutan pada Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Ranto Sitanggang mengatakan, penumpang angkot di Kota Cimahi didominasi oleh pelajar. Sehingga dengan penghentian sementara aktifitas belajar di sekolah otomatis sangat berdampak terhadap okupansi angkot.

"Penurunan hampir mencapai 60 persen, karena selama ini penumpang angkutan umum didominasi pelajar. Belum lagi sebagian pusat perkantoran memberlakukan work from home," jelas Ranto saat dihubungi, Senin (30/3/2020).

Jumlah angkot tersisa di Kota Cimahi saat ini mencapai 403 unit. Namun jumlah terakhir yang aktif beroperasi melayani penumpang hanya sekitar 303 unit. Setelah mewabahnya Covid-19, para pemilik angkotnya pun mengurangi unit yang beroperasi.

"Yang beroperasi sekarang hanya sekitar 150-an, karena jumlah muatannya juga berkurang drastis," terang Ranto.

Angkot-angkot tersebut melayani empat trayek yang ada di Kota Cimahi. Yakni Pasar Antri-Cibeber via Contong, Pasar Antri-Cibeber via Leuwigajah, Pasar Antri-Cimindi dan Pasar Citeureup-Terminal Cimindi.

Ditegaskan Ranto, sejauh ini belum ada pelarangan bagi angkot untuk berhenti beroperasi. Namun, pihaknya sudah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 551/393/Dishub/2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Risiko Penularan Infeksi Covid-19 pada Angkutan Umum di Wilayah Kota Cimahi.  

Pihaknya meminta agar semua pemilik angkutan umum untuk menjaga kebersihan unit angkotnya dan mengedukasi para sopirnya seputar bahaya dan tata cara penularan Covid-19 ini.

"Para penyedia jasa angkutan umum harus menjaga kebersihan angkutannya, seperti melakukan penyemprotan disinfektan dan menyediakan handsanitizer," imbuhnya. 

 

Baca Lainnya