Limawaktu.id - Datangnya musim hujan tak serta merta warga Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih mengeluhkan sulitnya mendapatkan air untuk kebutuhan rumah tangga sejak beberapa bulan terakhir.
Seperti yang dialami Alex (51), warga Haji Gofur, Ngamprah, KBB. Sejak tiga bulan yang lalu, air dari sambungan Perusahaan Umum Daerah (Perusda) Tirta Raharja hanya mengalir kecil. Itu pun frekuensinya hanya beberapa kali dalam seminggu.
"Saya heran, kenapa sudah mulai sering hujan, tapi air masih jarang mengalir. Paling kalau mengalir hanya malam saja," ungkap Alex saat ditemui di Jalan Kolonel Masturi, Jumat (29/11/2019).
Untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, ia dan keluarganya membawa beberapa jeriken yang dijejerkan di bak terbuka mobil pikapnya untuk mendapatkan air bersih, air itu ia dapatkan di sambungan pipa yang disediakan Perusda Tirta Raharja.
Perjalanan sejauh sejauh 4,2 kilometer pun ia lakoni sejak tiga bulan terakhir. "Kalau di akhir pekan saya jarang ambil air, makanya distok agak banyak dari sekarang. Kalau Sabtu-Minggu, mobil dan motor juga antre, makanya suka lama," terang Alex.
Selain Alex, Suhendar (51) mengambil air dengan menggunakan galon dan jeriken dengan menggunakan sepeda motornya. "Saya tinggal di Cipageran Asri Cimahi, harapannya sih air bisa kembali normal lagi," ucap Suhendar.
Saat dikonfirmasi, Humas PDAM Tirtaraharja Sri Hartati, meskipun hujan telah turun, ketersediaan air baku dari Sungai Cijanggel yang menghulu ke Situ Lembang belum pulih benar.
"Presentase airnya dari angka normal 180 liter perdetik, masih di angka 60 liter perdetik, efek kemarau sejak Juni 2019 masih terasa, turunnya hujan mungkin membantu, namun belum signifikan," kata Sri.
Pihaknya pun bila bisa memastikan kapan penyaluran air kembali normal. Pasalnya, hal itu tergantung pada kondisi alam dan cuaca. "Tapi kita berupaya dengan melakukan rekayasa penyaluran air," ucapnya.
Terkait Pasokan Air jelang Natal dan Tahun Baru, pihaknya pun saat ini melakukan pembersihan saluran. "Jangan sampai air tersumbat, mudah-mudahan bisa segera normal kembali," katanya.