Para PNS Cimahi Tengah saat persiapan Apel
Para PNS Cimahi Tengah saat persiapan Apel [Fery Bangkit]
News

Hindari Ciutan 'Nyinyir' ASN, Pemkot Cimahi Pilih Literasi

Limawaktu.id - Pemkot Cimahi menyatakan, untuk saat ini pihaknya belum tertarik membuat Tim Saber Hoax atau menggelar patroli khusus Media Sosial (Medsos) para Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi Informasi Arsip dan Perpustakaan (Diskominfoarpus) Kota Cimahi, Harjono saat menanggapi maraknya posting atau ciutan berbau 'nyinyir' lewat Medsos akhir-akhir ini.

"Kalau kami di Cimahi belum perlu membentuk saber hoax. Ini kan kita harus berbicara panjang tentang IKU, apa yang harus dijalankan yang harus dipenuhi dengan metode itu," kata Harjono saat ditemui di Pemkpt Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Rabu (16/10/2019).

Ia menjelaskan untuk membentuk Saber Pungli Hoax hingga menggelar patroli khusus Medsos tentunya membutuhkan proses panjang, anggaran, Sumber Daya Manusia (SDM) hingga Indikator Kinerja Utama (IKU). "Kan kalau dibiayai APBD itu indikator kinerja utamanya harus jelas dulu apa yang mau kita capai," ujarnya.

Untuk melihat pergerakan penyebaran informasi hoax, kata Harjono, Pemkot Cimahi mengandalkan laporan yang didapat dari Tim Saber Hoax Provinsi Jawa Barat maupun tingkat pusat. Berdasarkan laporan yang didapat, sampai saat ini belum ada ASN di Kota Cimahi yang terindikasi melakukan perbuatan hoax. "Di Cimahi saya belum pernah melihat ada penyebaran, dasarnya dari Tim Saber Hoax provinsi dan patroli Kominfo (pusat)," terang Harjono.

Namun sebagai pencegahan, lanjut Harjono, pihaknya lebih menyarankan agar ASN di Kota Cimahi lebih meningkatkan budaya literasinya. Misalnya dengan membaca regulasi, membaca buku hingga browsing yang mendidik. "Jadi ketika ada berita hoax, dia tau. Hoax itu kan tindakan yang merusak, menghancurkan kepercayan, kredibilitas. Harus dicegah. dilarang," tandasnya. 

Baca Lainnya