Kamis, 16 Maret 2023 13:38

Hindari Bencana, Warga di Bantaran Sungai Cisadane Akan Direlokasi

Reporter : Saiful Huda Ems (SHE)
Penyerahan bantuan oleh Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto kepada Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim di lokasi pengungsian SMP Negeri 9 Kota Bogor, Kamis (16/3/2023).
Penyerahan bantuan oleh Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto kepada Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim di lokasi pengungsian SMP Negeri 9 Kota Bogor, Kamis (16/3/2023). [Humas BNPB]

Limawaktu.id,- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengungkapkan, rencana pemerintah yang akan merelokasi para warga terdampak dan yang berada di lokasi rawan tanah longsor di Kota Bogor.

Menurutnya, lokasi permukiman warga di bawah lereng tebing sepanjang bantaran Sungai Cisadane sangat tidak layak ditempati karena memang rawan bencana. Oleh sebab itu relokasi menjadi jalan terbaik untuk menjauhkan para warga dari potensi risiko bencana.

“Dalam rangka mendukung percepatan penanganan bencana tanah longsor di Empang  Kota Bogor, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan bantuan berupa Dana Siap Pakai (DSP) senilai 500 juta rupiah,” katanya.

Penyerahan itu dilakukan secara simbolis oleh Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto kepada Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim di lokasi pengungsian warga terdampak Masjid SMP Negeri 9 Kota Bogor, Kamis (16/3/2023).

Menurut Suharyanto, proses pencarian, pertolongan dan evakuasi harus menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana tersebut. Dalam hal ini, Pemerintah Pusat melalui BNPB akan terus mendukung upaya pencarian sampai para korban ditemukan.

Di samping DSP, BNPB juga menyerahkan dukungan logistik dan peralatan berupa tenda pengungsi 1 unit, matras 250 lembar, selimut 250 buah, sembako 100 paket dan hygene kit 100 paket. Dukungan tambahan tersebut diserahkan Kepala BNPB kepada warga pengungsi.

Baca Lainnya