Wakil Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan mengajak masyarakat untuk tidak mengunjungi tempat-tempat keramaian saat libur Panjang
Wakil Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan mengajak masyarakat untuk tidak mengunjungi tempat-tempat keramaian saat libur Panjang [Istimewa]
News

Hengky Ajak Warga KBB Tidak Keluar Kota saat Libur Panjang

Limawaktu.id,- Wakil Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan mengajak masyarakat untuk tidak mengunjungi tempat-tempat keramaian saat libur Panjang Isra Miraj dan Hari Raya Nyepi di bulan ini.

 “Dari pertengahan minggu ini hingga akhir pekan, kita ada libur panjang perayaan keagamaan, yakni Isra' Mi'raj dan Nyepi. Sebaiknya, kita semua jangan bepergian keluar kota, tahan diri untuk tidak mengunjungi tempat-tempat keramaian,” ungkap Hengky, Senin (8/3/2021).

 Hengky mengajak warga sebisa mungkin di rumah saja bila tidak ada keperluan esensial. Ini penting untuk menjaga kasus aktif tidak terus bertambah di Kabupaten Bandung Barat. Pihaknya mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang mengerti dan mau bekerjasama.

 Sementara, Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Barat, Asep Sodikin menilai hal itu tepat untuk dilakukan agar penyebaran Covid-19 ditekan maksimal melanjutkan capaian PPKM mikro tahap sebelumnya. Pelaksanaan PPKM Mikro Kabupaten Bandung Barat sendiri dianggap efektif menekan penyebaran Covid-19 di wilayahnya.

 Menurutnya, tren kesembuhan Covid-19 di wilayahnya meningkat drastis seiring diberlakukannya PPKM Mikro hingga tingkat RT yang berakhir pada 22 Februari 2021.

 “Kebijakan PPKM Mikro ini sudah pas diberlakukan, tinggal bagaimana itu lebih diefektifkan lagi,” katanya. Ia menambahkan, keterlibatan Pemerintah Desa dalam penanganan Covid-19 hingga tingkat RT juga efektif meningkatkan angka kesembuhan masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19.

 “Dengan begitu gencarnya TNI POLRI turun dan Bapak Bupati (Aa Umbara, red) juga meninjau langsung ke Desa menjadikan gaung PPKM Mikro sampai ke bawah (masyarakat, red),” katanya.

 Selain itu, kata Asep, keterlibatan tokoh masyarakat dan agama juga berperan penting terhadap efektivitas penerapan PPKM Mikro di Kabupaten Bandung Barat.

 Ia menyebut, dengan proses penyadaran masyarakat terkait pentingnya protokol kesehatan Covid-19 melalui PPKM Mikro ini dinilai cukup efektif. Hal tersebut dapat dilihat dari tren kesembuhan yang terus meningkat.

 “Positif rate-nya juga turun (penyebaran Covid-19) artinya ini perkembangan yang cukup luar biasa,” katanya.

Baca Lainnya