Senin, 5 April 2021 18:02

Gus AMI Minta Muktamar Pemikiran Dosen PMII Memunculkan Gagasan dan Solusi Konkrit

Reporter : Wawan Gunawan
Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar  membuka secara resmi Muktamar Pemikiran Dosen Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang digelar di UIN Tulungagung pada Senin (5/4/2021).
Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar membuka secara resmi Muktamar Pemikiran Dosen Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang digelar di UIN Tulungagung pada Senin (5/4/2021). [Istimewa]

Limawaktu.id,- Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar atau yang lebih akrab disapa Gus AMI berharap muncul gagasan dan solusi konkrit bagi Indonesia dalam menyelesaikan problem sosial, ekonomi, keagamaan, kebangsaan dan juga kenegaraan.
Hal itu disampaikannya, saat membuka secara resmi Muktamar Pemikiran Dosen Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang digelar di UIN Tulungagung pada Senin (5/4/2021).

Dia mengaku mengaku bangga bisa menghadiri Muktamar Pemikiran Dosen PMII lantaran serasa bernostalgia dengan organisasi yang ia geluti semasa kuliah di Yogyakarta dulu. Terlebih acara besar itu digelar disaat Indonesia berjuang mencari solusi terbaik terbebas dari pandemi.

“Saya bersyukur bisa hadir di sini, mengapa? Karena di tengah pandemi, ancaman resesi di belahan dunia menyeruak sebuah acara Muktamar Pemikiran Dosen PMII ini,” katanya, dalam siaran pers yang diterima Limawaktu.id.

Muktamar tersebut dinilainya sangat tepat digelar saat ini karena bangsa Indonesia, bahkan dunia, saat ini sedang gelisah sekaligus berjuang mencari solusi yang tepat dan efektif.

“Lalu lahirlah gagasan untuk bersama-sama berfikir menggunakan berbagai kajian, teori dan seluruh ilmu-ilmu yang ada di kampus maupun di luar kampus, wabil khusus para dosen PMII untuk menggagas (dan) mencari solusi problematika itu,” ungkapnya.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menambahkan, sebagai politisi sekaligus pimpinan di DPR RI, tentu saja mendukung penuh Muktamar itu Di sisi yang lain, selama ini dia berjuang melalui jalur politik tentu saja, modalnya  modal dengkul, bukan modal otak. Makanya dia menggantungkan kepada senior-senior, pemikir-pemikir jalan keluar apa yang terbaik bagi Indonesia di masa yang akan dating.

Melalui Muktamar ini, Gus AMI menaruh harapan besar muncul jalan keluar, minimal road map untuk menyelesaikan berbagai problem tersebut.

“Mereka pemikir, para ahli, Guru Besar akan menggunakan ilmu-ilmunya. Apalagi kalau bicara soal Indonesia pasti soal keislaman,” ujarnya.

Untuk itu, mantan Ketua Umum Pengurus Besar PMII itu secara khusus menyampaikan selamat sekaligus bangga kepada pengurus Ikatan Alumni (IKA) PMII yang sudah menggagas Muktamar Pemikiran Dosen PMII tersebut.

“Juga kepada para Guru Besar, para Dosen, para Dekan yang hadir dan mengikuti acara ini. Selamat bermuktamar,” tutup Gus AMI.

Hadir dalam kesempatan itu Ketua Umum PBNU, KH. Said Aqil Siroj secara virtual, Ketua PWNU Jatim, KH. Marzuki Mustamar, Ketua Umum PB IKA PMII, Ahmad Muqowam, Anggota DPR RI Fraksi PKB M. Hasanuddin Wahid, Cucun A. Syamsurijal, Anggia Ermarini serta sejumlah Anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota Fraksi PKB.

Baca Lainnya