News

Guru Musik Asal Rusia Berbagi Ilmu di Mozi Design Institute Kembangkan Ekonomi Kreatif

Limawaktu.id, Kota Cimahi – Ada yang berbeda jika anda mengunjungi Mozi Design Institute, sebuah lembaga kursus, pelatihan dan sanggar yang berlokasi di Jalan Kamarung No.5B Kelurahan Citeureup Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi. Pasalnya, selain anda bisa mendapatkan ilmu soal seni rupa, design graifs dan lain-lain,   anda juga bisa belajar menyanyi, belajar piano dan sekaligus belaja Bahasa Rusia.

Di Mozi Design Institute ini anda bisa berlatih vokal, bernyanyi , main piano yang dipandu oleh seorang guru lulusan Sekolah Musik asal Rusia, Natalie Doronove, seorang  guru vokal, piano dan not balok yang sudah tinggal di Kota Cimahi sejak 7 tahun lalu.

“Aku adalah guru musik , piano , not balok yang memiliki beberapa murid secara online, “ kata Natalie, saat ditemui di Mozi Design Institute, Minggu, 6 September 2025.

Menurut Natalie, dirinya mengaajar musik untuk orang yang sudah dewasa maupun anak-anak. Keterlibatannya di Mozi Institue ini pun dilakukan bukan tanpa sebab. Namun karena dirinya merupakan salah satu guru musik lulusan S2 dari salah satu  Universitas di Moskow.  

“Mozi ini sanggar yang sangat bagus , dan anaku disini belajar menggambar bersama pak Agus,” katanya.

Dia menjelaskan, jika ada yang ingin belajar menyanyi , piano atau not balok, Natalie siap untuk memberikan materi pembelajaran.    

“Jika ada yang ingin belajar menyanyi dengan indah, bermain piano, dan mempelajari not balok, atau tertarik dengan sejarah Rusia dan ingin belajar bahasa Rusia, dengansenang hati aku akan ajarkan,” jelas Natalie.

Karena menikah dengan orang Indonesia yang berasal dari Kota Cimahi, akhirnya sejak tujuh tahun lalu, Natalie ikut bersama suaminya menetap di Kota Cimahi. Sebelumnya Natalie bekerja di sebuah teater dan studio dan mengajar musik di Rusia baik untuk anak-anak maupun orang dewasa. Setelah tinggal di Indonesia profesi inipun dia lanjutkan. 

“Dari tahun 2009 aku sudah mengajar musik dan piano  untuk anak-anak maupun orang dewasa,” tuturnya.   

Sejak ikut suami di Kota Cimahi, Natalie mengaku senang karena cuacanya bagus. Saat ditanya soal Indonesia, Natalie menyebutkan, di Indonesia dan Rusia ada kesamaan juga tentang banyaknya suku yang tersebar di Rusia maupun Indonesia.

“Jika disini banyak suku bangsa, di Rusiapun sama,” sebut Natalie.

Sementara, Kepala Mozi Desigen Institute Deden Maulana mengungkapkan, Mozi yang dirintis sejak 2010 ini mulanya akan dibangun studio seni mozaik, dengan memanfaatkan limbah yang ada disekitar Kota Cimahi yaitu Batujajar.

“Saya melihat banyak limbah keramik yang bagus sehingga dibuatlah mozaik terapan,” ungkap Deden.

Dia melanjutkan, karena dia menjadi salah satu pengajar di Universitas Widyatama Bandung, dirinya melihat makin sulit orang untuk meraih pendidikan dan mengimplementasikan kemampuannya.

“Bersama dengan komunitas seni budaya saya akhirnya bergerak untuk mensinergikan atau menularkan ilmu pengetahuan baik senirupa, keramik, design bahkan teater dan sebagainya agar berdampak untuk masyarakat dan lambat laun bisa mandiri,” tuturnya.

Dijelaskan Deden, dalam operasionalnya, Mozi Design Institute tidak terlalu mengharapkan bujet dari peserta pelatihan dan jika perlu low bujet atau gratis, karena selama ini dilakukan pencarian anggaran berbentuk dana hibah dari beberapa Kementerian.

Dia menyebutkan, di tahun 2025 ini pihaknya mencoba untuk melakukan akselerasi bekerjasama dengan Cimahi Mall untuk lebih mengambangkan Ekonomi Kreatif.

“Ini merupakan sebuah ekosistem yang perlu dibangun mudah-mudahan akhir tahun situasinya akan baik sehingga keinginan ini bisa dilaksanakan,” sebutnya.

 

 

 

  

Baca Lainnya