Senin, 13 Juni 2022 12:55

Gubernur Jateng dan Jatim Salatkan Eril di Gedung Pakuan

Reporter : Iman Nurdin
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan doa kepada almarhum Emmeril Kahn Mumtadz, langsung di Gedung Pakuan,  Minggu (12/6/2022)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan doa kepada almarhum Emmeril Kahn Mumtadz, langsung di Gedung Pakuan, Minggu (12/6/2022) [Istimewa]

Kota Bandung (limawaktu.id),- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan doa kepada almarhum Emmeril Kahn Mumtadz, langsung di Gedung Pakuan, Minggu (12/6/2022) malam.

Khofifah menyampaikan Gubernur Ridwan Kamil tampak tegar dalam menghadapi ujian, ditinggalkan anak sulungnya.

"Beliau berdua tampak sangat kuat, tegar dan ikhlas melepas ananda Eril. Yang menjadikan tegar, menurut Kang Emil yang disampaikan kepada saya, karena almarhum Eril ditemukan dalam kondisi sangat baik dan berbau harum. Itu saya rasa sebuah kemuliaan yang Allah tunjukan kepada kita. Bahwa banyak kebaikan telah dilakukan Eril, tanpa diketahui banyak orang," ujarnya.

"Posisi kepala menoleh ke kanan seperti saat duduk tahiyatul akhir," tambahnya.

Khofifah mengatakan kebaikan Eril bisa diikuti semua orang. "Mari kita selalu menanam kebaikan," katanya.

Menurutnya, keluarga Gubernur Ridwan Kamil harus menjadi teladan bagi semua karena sangat lapang dada dalam menerima takdir kehilangan anak sulung tercinta.

Khofifah mengatakan, ia dan Ganjar ikut menyalatkan jenazah dan mengirimkan doa terbaik untuk almarhum Eril. "salat jenazah dan doa adalah hadiah terbaik untuk Eril," tuturnya.

Sementara Ganjar Pranowo mengenakan kemeja putih dan peci hitam datang bersama istrinya, Siti Atiqoh Supriyanti, sekitar pukul 21.30.

Ganjar menyatakan hal serupa. Menurutnya Gubernur Ridwan Kamil tampak sangat ikhlas. Ia pun menyampaikan dirinya dan masyarakat Jateng ikut mendoakan Eril.

"Kami atas nama pribadi dan masyarakat Jateng menyatakan berdukacita dan berdoa agar seluruh dosa almarhum diampuni," ujarnya.

Wali Kota Bogor Bima Arya juga menyampaikan doa dan salat jenazah di Gedung Pakuan.

"Beberapa hari lalu saya bertemu dalam kondisi berduka, dan tadi Pak Gubernur masih berduka namun sudah lebih tegar dan ikhlas. Sebab banyak mukjizat yang dialami selama 14 hari terakhir, " ujarnya.

Baca Lainnya