Minggu, 7 Oktober 2018 14:06 Advertorial

Gali Lubang Tutup Lubang Guru SD di Cimahi

Reporter : Fery Bangkit 
Pelaksanaan Audiensi Guru Honorer dengan Pihak DPRD dan Pemkot Cimahi di Ruang Rapat DPRD Kota Cimahi, Jalan Djulaeha Karmita, belum lama ini.
Pelaksanaan Audiensi Guru Honorer dengan Pihak DPRD dan Pemkot Cimahi di Ruang Rapat DPRD Kota Cimahi, Jalan Djulaeha Karmita, belum lama ini. [Ferry Bangkit/limawaktu]

Limawaktu.id, Cimahi - Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi,  Dikdik Suratno Nugrahawan mengatakan, dibukanya 170 formasi guru Sekolah Dasar (SD) tetap belum memenuhi kekurangan tenaga pendidik di Kota Cimahi.

Berdasarkan catatan Dinas Pendidikan Kota Cimahi, hingga saat ini kekurangan guru SD di Cimahi mencapai 400 orang. Angka tersebut dipastikan bertambah mengingat banyak guru yang akan memasuki usia pensiun.

"Kurangnya 300-400 orang. Sekarang bertambah karena banyak yang pensiun," kata Dikdik saat dihubungi, Minggu (7/10/2018).

Jika kekurangan guru hanya akan terpenuhi 170 orang melalui rekruitmen CPNS, maka masih tersisa 230 kekurangan guru SD di Kota Cimahi. Jumlah tersebut tergolong cukup banyak.

Artinya, meski kekurangan guru SD akan tertutup sebanyak 170 orang, tetap masih menyisakan lubang. Sebab, jika mengacu pada catatan, masih akan terjadi kekurangan guru yang mencapai 230 orang. 

Untuk menutupinya, lanjut Dikdik, otomatis tenaga guru honorer sangat dibutuhkan untuk mengcover kekurangan guru yang ada. Sebab, proses belajar mengajar harus tetap berjalan maksimal.

"Tanpa ada dukungan guru honorer, gak akan bisa berjalan pelayanan di sekolah
Sekali lagi kita butuh kehadiran tenaga honorer guru," tandasnya.

Baca Lainnya