Limawaktu.id, Bandung Barat – Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Bandung Barat Rony Rudyana mengungkapkan, pihaknya mengkuti Forum Satu Data Indonesia Tingkat Kabupaten/Kota se-Jawa Barat Tahun 2025, bertempat di Kantor Bappeda Provinsi Jawa Barat, Rabu 22 Oktober 2025.
“Kehadiran pada forum ini menjadi langkah penting dalam memperkuat koordinasi antar instansi penyelenggara data,” ungkap Rony.
Forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat peran Diskominfotik sebagai Wali Data Daerah. Melalui sinergi dengan perangkat daerah lainnya, Diskominfotik ingin memastikan data yang dihasilkan di Kabupaten Bandung Barat memiliki standar yang sama, valid, dan dapat dimanfaatkan secara luas untuk perencanaan pembangunan.
Menurutnya, upaya integrasi data di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat terus didorong melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia serta pemanfaatan teknologi informasi.
“Implementasi Satu Data Indonesia bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi menjadi pondasi penting bagi transformasi digital pemerintah daerah menuju tata kelola yang transparan dan berbasis data,” katanya.
Melalui forum ini, diharapkan terjadi peningkatan pemahaman dan sinergi antar instansi penyelenggara data di Jawa Barat, sehingga pemanfaatan data untuk perencanaan pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan efisien
Pelaksanaan Forum Satu Data Jawa Barat ini digelar oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Barat selaku Koordinator Forum Satu Data Jawa Barat, sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia,
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari seluruh kabupaten/kota se-Jawa Barat, dengan tujuan memperkuat koordinasi, sinkronisasi, dan kolaborasi antar-pihak dalam mewujudkan tata kelola data yang terpadu, akurat, mutakhir, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Kehadiran Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Bandung Barat, dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen daerah dalam mendukung penyelenggaraan Satu Data Indonesia di tingkat Daerah.