Rabu, 10 November 2021 21:10

Film Jadi Alternatif Komunikasikan Program Pemerintah

Reporter : Iman Nurdin
Ridwan Kamil dan Aria Production usai nonton bersama Kabayan Petani Milenial,di Gedung Sate, Rabu (10/11/2021).
Ridwan Kamil dan Aria Production usai nonton bersama Kabayan Petani Milenial,di Gedung Sate, Rabu (10/11/2021). [Iman Nurdin]

BANDUNG (limawaktu),- Program pemerintah bisa disosialisasikan dengan kemasan komunikasi Film. Apalagi dengan daya kreasi orang Jawa Barat yang melimpah, rencana dan kebijakan pemerintah bisa masuk kepada publik.

Ridwan Kamil mengatakannya usai nonton bareng FTV Kabayan Petani Milenial di Gedung Sate, Rabu (10/11/2021).

"Banyak program pemerintah yang bisa dikomunikasikan lewat film, one pesantren one product, misalnya, bisa diangkat dengan romantika di dalamnya," kata Ridwan Kamil.

Menurutnya, film Kabayan Petani Milenial sudah mencerminkan kekhasan urang Sunda, ramah dan someah. Apalagi masyarakat Sunda memang terbiasa humor, film ini sangat mengena dengan karakter masyarakat Jawa Barat.

"Karakter orang Jawa Barat itu ramah, pekerja keras, mental juara dan kreatifnya membludak. Kalo ini dikomunikasikan lewat pidato, sudah biasa. Tapi akan berbeda jika dituangkan lewat film, " ujarnya.

Baru saja, kata dia, Jawa Barat meraih juara umum pada PON di Papua. Sudah saatnya Jawa Barat juga menjadi juara di bidang industri kreatif. "Saya mendukung industri kreatif, khususnya seni dan film. Ke depan kita buat tema-tema yang menarik, " paparnya.

Semantara itu, eksekutif produser Aria Production, Ridwansyah Yusuf, berencana akan mengajak Ridwan Kamil dan Ganjar Pranowo serial televisi FTV Kabayan Petani Milenial. Dua gubernur ini akan beradu akting di serial yang bakal diproduksi 12 episode ini.

"Kami minta izin (Pak Gub) untuk terlibat dalam proses produksi. Untuk Pak Ganjar, sudah confirm untuk sama-sama (berakting),"

Dari gambaran sekilas yang disiapkan, Emil, panggilan akrab Ridwan Kamil, bakal berperan sebagai pihak mempromosikan produk unggulan asal Jabar. Sedangkan intuk Ganjar, peran yang disiapkan adalah menjadi pengusaha yang berminat memborongnya.*

Ridwansyah Yusuf yang juga sebagai Ketua KNPI Jabar itu menegaskan, pertemuan kedua figur kerap terjaring dalam sejumlah survei Pilpres itu.

Dengan kesediaan kedua tokoh tersebut terlibat dalam adegan FTV, pihaknya memang tengah bersiap untuk segera menggelar proses produksi. "Kemungkinannya syuting bulan Desember," katanya.

Baca Lainnya

Topik Populer