Limawaktu.id - Kawah Ratu di Gunung Tangkuban Perahu terpantau masih mengalami aktifitas tremor yang cukup tinggi. Hal itu terlihat dari data seismograf dimana erupsi yang terus menerus berlangsung sejak pukul 00.00 hingga 06.00 Wib.
Gunung Tangkuban Perahu sejak Jumat (26/8/2019) mengalami erupsi dengan status normal selama satu pekan. Kemudian akhirnya dibuka satu hari, namun pada (1/8/2019) malam gunung mengalami erupsi hingga saat ini. Status pun naik menjadi level II waspada.
Kepala Bidang (Kabid) Mitigasi Gunung Api, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana, Geologi (PVMBG), Hendra Gunawan mengungkapkan aktivitas vulkanik masih tinggi, sehingga erupsi di kawah Ratu Gunung Tangkuban Perahu terus menerus terjadi.
"Terjadi erupsi menerus di Kawah Ratu yang menghasilkan material berukuran abu dengan tinggi kolom abu 60 meter dari dasar kawah," ujarnya saat dihubungi, Rabu (14/8/2019).
Dikatakannya, asap kawah bertekanan sedang terpantau berwarna putih. Dengan intensitas tebal dan tinggi dengan ketinggian 200 meter dari dasar kawah. Katanya, tremor pun terus menerus terjadi terekam dengan amplitudo dominan 45 mm.
"Aktivitas vulkanik masih tinggi dan sedang terjadi erupsi menerus," ungkapnya.
Dirinya menambahkan, rekomendasi yang dikeluarkan masih tetap sama yaitu masyarakat tidak mendekati kawah yang berada di puncak Gunung Tangkuban Parahu dalam radius 1,5 km dari kawah aktif.
"Masyarakat di sekitar Tangkuban Perahu diharap tenang, beraktivitas seperti biasa, tidak terpancing isu-isu tentang letusan" tandasnya.