Jumat, 19 Februari 2021 13:22

Emil Ungkap Peta Kerawanan Peredaran Narkoba di Jawa Barat

Reporter : Wawan Gunawan
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil [humas]

Limawaktu.id,- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut, peta kerawanan peredaran narkoba di Jawa Barat, paling banyak di daerah perkotaaan Bodebek, Bandung Raya, Kota Sukabumi, Kota Cirebon dan Kota Tasikmalaya, dengan pengguna paling tinggi berada di usia 15 tahun.

 “Remaja atau generasi muda menjadi pengguna paling tinggi di Jawa Barat,” sebutnya, Jum’at (19/2/2021).

Menurut Emil, Narkoba menghancurkan masa depan generasi muda. Jika anak mudanya hancur, maka sebuah bangsa hakekatnya sudah tidak memiliki masa depan. Karena itu kita wajib melawan peredarannya.

“Jika ada kawan kita yang terlihat mendekati narkoba, mari ingatkan. Jika tidak mau diingatkan kita semua punya kewajiban melaporkan kepada pihak berwenang,” jelasnya.

 Kepala BNN Kota Bandung, AKBP Deni Yus Danial menjelaskan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) umumnya hanya di kenal upaya penegakan hukum saja, namun demikian dalam aspek pengurangan permintaan (demand reduction) dalam P4GN seperti mengembangkan sistem deteksi dini penyalahgunaan narkoba.

 P4GN adalah suatu strategi negara yang didesain untuk menanggulangi permasalahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Bukan saja dari sisi pemberantasan akan tetapi bagaimana upaya pencegahannya di masyarakat. Dalam merespon situasi Indonesia darurat narkoba, maka P4GN ini mendapatkan penguatan melalui Inpres No.2 Tahun 2020 dan Permendagri No.12 Tahun 2019.

“Diperlukan peningkatan peran pemerintah daerah dan masyarakat dalam memfasilitasi P4GN, “ ungkapnya saat 

program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di lingkungan TNI pada anggota polisi militer di Aula Madenpom III/5 Siliwangi Bandung, dua hari lalu.

 Sementara, Wakil Komandan Pomdam III/Siliwangi, Letkol CPM Rus'an, menyebutkan, program P4GN di Pomdam III Siliwangi  dilaksanakan melalui kegiatan sosialisasi edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba serta upaya deteksi dini melalui pemeriksaan urine terhadap para anggotanya.

“Kegiatan sosialisasi edukasi dan tes urine yang dilakukan secara berkala tersebut tersebut dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan ketahanan diri para prajurit Pomdam III/ Siliwangi dari penyalahgunaan narkoba, “ paparnya.

 

Baca Lainnya