Perbaikan pasar rakyat  menjadi fokus tahap akhir untuk memastikan roda ekonomi kembali pulih 100 persen di wialyah Pascabencana Sumatera.
Perbaikan pasar rakyat menjadi fokus tahap akhir untuk memastikan roda ekonomi kembali pulih 100 persen di wialyah Pascabencana Sumatera. [Istimewa]
News

Ekonomi Pascabencana di Sumatera Melesat

Limawaktu.id, JAKARTA – Proses pemulihan ekonomi di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi, meliputi Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar), menunjukkan progres signifikan. Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) mencatat lonjakan transaksi UMKM melalui platform e-commerce yang mencapai 13.209.182 transaksi per 8 Mei 2026.

Angka tersebut merepresentasikan pertumbuhan sebesar 77 persen dibandingkan posisi pada akhir April lalu yang baru menyentuh 7.461.422 transaksi. Pertumbuhan tertinggi secara volume tercatat di Sumatera Utara dengan 9,7 juta transaksi, menyusul Sumatera Barat dengan 3,3 juta transaksi, dan Aceh dengan 87,7 ribu transaksi namun unggul dalam variasi produk sebanyak 1.396 jenis.

Juru Bicara Satgas PRR, Amran, menjelaskan bahwa tren positif ini merupakan dampak langsung dari percepatan penyaluran bantuan stimulan ekonomi dan stimulus permodalan kepada para penyintas.

"Untuk peningkatan ekonomi sudah kita dorong terus, aktivitas ekonomi sudah hampir tuntas keseluruhan," ujar Amran, Minggu, 10 Mei 2026.

Hingga saat ini, penyaluran dana stimulan telah terealisasi secara masif di ketiga provinsi. Di Aceh, bantuan telah tersalurkan sebesar Rp250,48 miliar dari pagu Rp254,44 miliar. Sementara di Sumatera Utara telah mencapai Rp53,38 miliar, dan di Sumatera Barat sebesar Rp16,83 miliar.

Selain bantuan tunai, Satgas PRR juga memprioritaskan pemulihan infrastruktur perdagangan sebagai motor penggerak ekonomi lokal. Amran menegaskan bahwa perbaikan pasar rakyat kini menjadi fokus tahap akhir untuk memastikan roda ekonomi kembali pulih 100 persen.

"Di Sumbar sudah 100 persen (perbaikan pasar). Kemudian di Sumut sudah 98 persen dan di Aceh 89 persen. Jadi tinggal beberapa pasar yang sedang dimaksimalkan agar bisa ditempati secepatnya," tambah Amran.

Langkah komprehensif yang mencakup pemulihan UMKM, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), dan rehabilitasi pasar ini diharapkan dapat mengembalikan kemandirian ekonomi masyarakat penyintas bencana secara berkelanjutan.

Baca Lainnya

Radio Limawaktu Klik untuk memutar