Limawaktu.id, Surabaya - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) menyampaikan apresiasinya kepada Ciputra Group atas komitmen sosial perusahaan dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah melalui program renovasi rumah tanpa menggunakan anggaran negara (APBN).
Program renovasi RTLH ini menjadi bagian dari sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor swasta dalam mempercepat penanganan rumah tidak layak huni di perkotaan.
“Dukungan dari perusahaan seperti Ciputra diharapkan dapat memperluas jangkauan program peningkatan kualitas hunian masyarakat, sekaligus memperkuat semangat gotong royong antara pemerintah dan dunia usaha dalam mewujudkan perumahan yang layak dan manusiawi bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Ara, Jum’at 17 Oktober 2025.
Menurut Ara, dirinya bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meninjau lokasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kelurahan Lakarsantri, Kecamatan Lakarsantri, Kota Surabaya. Peninjauan tersebut turut dihadiri oleh Direktur Utama Ciputra Group Harun Hajadi dan General Manager Ciputra Surabaya Christiono.
Tak hanya itu, Ara juga berkunjung ke Mal Pelayanan Publik Surabaya.
“Saya bersama Pak Mendagri merasa bahagia karena ternyata birokrasi kita bisa bekerja dengan profesional dan kreatif. Tadi kita lihat Ibu Karunia memproses pengurusan PBG (Persetujuan Bangunan Gedung) untuk renovasi rumahnya, kemudian kami hitung waktunya sekitar 15 hingga 20 menit selesai. Terima kasih kepada Wali Kota Surabaya dan Kepala Dinasnya yang mampu membuat pelayanan publik yang prima,” kata Menteri Ara.
Dikatakan Menteri Ara, layanan prima yakni berkualitas, cepat, dan tidak ada pungli, transparan semua, disini ada CCTV, dan gratis. “Hal ini sesuai SKB 3 Menteri, Pak Mendagri, Menteri PU dan Menteri Perumahan. Sekali lagi saya bahagia sekali, kita bahagia kalau lihat orang bahagia,” ujarnya.