Limawaktu.id, Kota Cimahi – Dualisme kepemimpinan di tubuh Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Cimahi menua sorotan legislator Kota Cimahi. Pasalnya dengan dualism kepengurusan Dekopinda tersebut akan berpengaruh terhadap pembinanaan dan perkembangan koperasi di masyarakat.
Anggota DPRD Kota Cimahi Yefi Abdullah mengatakan, untuk mencapai satu tujuan dalam pengembangan koperasi di Cimahi, diharapkan adanya persatuan diantara para pengurus gerakan koperasi di Cimahi yang tergabung dalam Dekopinda.
“Dekopinda ini dilahirkan oleh gerakan koperasi yang ada di Kota Cimahi, artinya Dekopinda ini terdiri dari seluruh gerakan koperasi,” terang Yefi disela Peringatan Hari Koperasi tingkat Kota Cimahi, di Gedung Cimahi Technopark, Sabtu, 12 Juli 2025.
Menurut Yefi, seluruh gerakan koperasi secara otomatis merupakan anggota dari Dekopinda, karenanya pengurus Dekopinda seharusnya adalah mereka yang menjadi ketua gerakan koperasi. Pengurus Dekopinda juga seharusnya merupakan orang-orang yang berasal dari gerakan koperasi.
“Ketua maupun pengurus koperasi merupakan orang-orang yang dipilih oleh para anggota koperasi, karenanya pengurus Dekopinda juga harus merupakan anggota gerakan koperasi di Kota Cimahi,” katanya.
Sementara Ketua Pelaksana Peringatan Hari Koperasi tingkat Kota Cimahi Agus Romdani mengatakan, di Cimahi memang ada dulisme kepengurusan Dekopinda, sehingga kegiatan yang dilaksanakan di Technopark ini merupakan insiatif dari gerakan koperasi. Idealnya, kepengurusan Dekopinda adalah hanya satu tapi karena terjadi dua isme kepengurusan, maka peringatan hari koperasi tahun ini dilaksanakan oleh gerakan koperasi.
“Idealnya hanya ada satu Dekopinda sehingga kegiatan seperti ini pun harusnya merupakan kolaborasi antara dinas dan Dekopinda, namun karena adanya dualisme kepengurusan tadi makanya kegiatan ini mengatasnamakan gerakan koperasi yang secara khusus disuport oleh 20 koperasi di Kota Cimahi,” pungkasnya.
Tahun ini, Hari Koperasi Nasional kembali diperingati pada 12 Juli 2025, sebuah momentum tahunan yang tidak hanya menjadi pengingat sejarah panjang koperasi di Indonesia, tetapi juga momen refleksi sekaligus pembaruan semangat gerakan koperasi nasional.
Pada tahun 2025, Hari Koperasi Nasional memasuki peringatan yang ke-78, dengan mengusung tema “Koperasi Maju Indonesia Adil Makmur” sebagai semangat utama dalam mendorong transformasi koperasi menuju masa depan yang inklusif dan berkelanjutan.
Tema ini menjadi spirit kebangkitan koperasi sebagai pilar ekonomi rakyat, yang menegaskan pentingnya keadilan sosial dan kemakmuran bagi seluruh masyarakat. Serta, tema ini juga sesuai dengan UUD Pasal 33 bahwa perekonomian disusun berdasarkan kekeluargaan.