Selasa, 31 Januari 2023 17:57

Dorong UMKM, Jabar Buat Festival Keanekaragaman Makanan Berbahan Baku Lokal

Reporter : Iman Nurdin
Ketua TP-PKK Provinsi Jawa Barat Atalia Praratya Ridwan Kamil memberikan keterangan tentang rencana Festival Keanekaragaman makanan berbahan baku lokal dalam Japri di Gedung Sate, Selasa (31/01/2023).
Ketua TP-PKK Provinsi Jawa Barat Atalia Praratya Ridwan Kamil memberikan keterangan tentang rencana Festival Keanekaragaman makanan berbahan baku lokal dalam Japri di Gedung Sate, Selasa (31/01/2023). [Iman Nurdin]

Bandung, Limawaktu.id,- Mengawali tahun 2023, Pemprov Jawa Barat mengadakan Festival Keanekaragaman Makanan Berbahan Baku Lokal pada 2-5 Februari 2023 di Grand Ballroom Sudirman. Kegiatan ini upaya menekan inflasi sekaligus membuka alternatif makanan pokok berbahan baku lokal.

"Kegiatan ini merupakan inisiasi dari PKK Jawa Barat bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan perdagangan Jabar untuk mendorong pengembangan olahan makanan berbahan baku lokal, dan juga sebagai upaya penganekaragaman produk olahan di Jawa Barat," kata Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat Atalia Praratya Ridwan Kamil, pada Jabar Punya Informasi (Japri) di Gedung Sate, Bandung, Selasa (31/01/2023).

Penyelenggaraan Festival ini, lanjut Atalia, menggunakan bahan baku lokal sebagai bentuk dorongan dan dukungan bagi pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM) berbahan baku lokal yang ada di Jawa Barat.

"Festival ini untuk lebih menggiatkan pengembangan dan penganekaragaman produk makanan dan olahan dengan pemanfaatan bahan lokal," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Iendra Sofyan menjelaskan, tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan diversifikasi produk makanan dan olahan berbahan baku lokal dan menumbuhkan kesadaran bahwa dengan membeli produk IKM berarti mendorong peningkatan perekonomian di Jawa Barat.

Diketahui, diversifikasi pangan merupakan salah satu pilar dalam mewujudkan ketahanan pangan serta merupakan salah satu upaya peningkatan perbaikan gizi masyarakat.

Pada makanan berbahan baku lokal, diversifikasi tersebut dapat meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk sehingga keuntungan dan nilai guna produk juga akan bertambah.

"Ya festival ini juga bisa menjadi pengingat kepada masyarakat bahwa bahan makanan pokok tidak hanya terpaku pada beras saja," pungkas Iendra.

Melalui festival ini, pengusaha pangan di Jawa Barat didorong untuk lebih kreatif dan inovatif sehingga produk pangan olahannya dapat bersaing di pasar lokal, nasional, bahkan internasional.

Baca Lainnya