kepala disdagkoperin kota cimahi teja dahliawati saat sidak pab
kepala disdagkoperin kota cimahi teja dahliawati saat sidak pab [Fery Bangkit]
News

Disebut Naik Gara-gara Coronavirus, Pemkot Cimahi Siap Gelar Bazar Bawang Putih

Limawaktu.id - Dinas pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi bakal menggelar bazar produk pertanian termasuk menyediakan komoditas bawang putih pada 14 Februari mendatang di selasar gedung B Pemkot Cimahi Jln. Rd. Demang Hardjakusumah.

Kepala Bidang Pangan pada Dispangtan Kota Cimahi, Rini Taihuttu mengatakan, bazar pangan dilakukan sebagai upaya menstabilkan harga bawang putih, yang mengalami kenaikan drastis belakangan ini.

"Iya pada tanggal 14 Februari kita akan adakan bazar. Termasuk menyediakan bawang putih," ujarnya saat ditemui, Rabu (12/2/2020).

Dikatakan Rini, selain bawang putih menjadi komiditas 'sexy' saat ini, dalam bazzar nanti juga akan disediakan jenis sayuran lainnya serta buah-buahan dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.

"Tentunya harganya lebih murah dibanding pasaran," ucap Rini.

Rini mengklaim, komoditas sayuran dan buah-buahan yang disediakan merupakan hasil dari petani Kelompok Wanita Tani (KWT), dan petani binaan Dispangtan Kota Cimahi yang tersebar di sejumlah wilayah di Kota Cimahi.

"Tujuannya supaya lebih menjangkau ke masyarakat," tutur Rini.

Pihaknya juga akan menggelar bazaar murah yang akan menjangkau kelurahan se-Kota Cimahi. Rencananya, program bazaar sembako keliling itu akan dimulai Maret mendatang. "Jadi kita akan datang ke kelurahan, mengejar ke sasaran langsung," tandasnya.

Sebelumnya, para pedagang di sejumlah pasar tradisional di Kota Cimahi menyebutkan, naiknya harga bawang putih itu dipicu merebaknya Coronavirus (2019-nCoV) dari China.

Rata-rata pedagang mematok harga bawang putih Rp 60.000/kg. Kenaikan juga dialami bawang bombay dari semula Rp 30.000/kg menjadi Rp 48.000/kg. Sedangkan harga bawang merah menurun dari Rp 40.000/kg menjadi Rp 30.000/kg.

"Saya dapatnya dari Caringin, memang enggak ada yang kirim dari petani langsung. Memang mahal karena gara-gara Corona di Tiongkok jadi barang sedikit," ujar Encep (70), salah seorang pedagang Pasar Atas Baru Kota Cimahi.

Ia menuturkan, dengan tingginya harga bawang putih saat ini otomatis berpengaruh terhadap penjualan. Untuk itu, dirinya berharap pemerintah segera mencarikan solusi dari permasalahan ini.

"Dengan harga mahal seperti ini, penjualan agak berkurang. Dari biasanya beli kiloan sekarang jadi eceran sampai cuma 1 ons. Sehari maksimal 3 kg kalau sedang ramai pisan," katanya.

Baca Lainnya