Jumat, 12 Februari 2021 17:19

Dinas PUPR Sumedang Turunkan Alat Berat Atasi Banjir Karang Bungur

Reporter : Wawan Gunawan
Intensitas hujan yang cukup tinggi membuat Sungai Cikandung meluap dan mengakibatkan banjir di Desa Karangbungur, Kecamatan Buahdua. Banjir merendam pesawahan dan masuk ke perkampungan.
Dinas PUPR melakukan penanganan dan menerjunkan alat berat untuk melakukan pengerukan sungai [Istimewa]

Limawaktu.id,- Intensitas hujan yang cukup tinggi membuat Sungai Cikandung meluap dan mengakibatkan banjir di Desa Karangbungur, Kecamatan Buahdua. Banjir merendam pesawahan dan masuk ke perkampungan.

"Saat banjir Sungai Cikandung ini air meluap dan hampir menyentuh Jembatan Gantung Siliwangi I yang diresmikan akhir Januari lalu," terang Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir,Jum'at (12/2/2021).

Menurut dia, Untuk penanganan banjir Sungai Cikandung ini, Dinas PUPR melakukan penanganan dan menerjunkan alat berat untuk melakukan pengerukan sungai. Penanganan jangka pendek mengembalikan arus air sungai ke saluran sungai lama dengan dengan pengerukan dan peninggian bantaran sungai.

"Untuk penanganan sementara dibuat turap rucuk bambu dan penumpukan karung berisi tanah untuk menahan luapan air sungai jangan sampai ke lokasi area pemukiman warga. Penanganan jangka menengah akan dilakukan normalisasi sungai," katanya.

Sementara itu, untuk penanganan relokasi warga di lokasi zona merah bencana longsor Cimanggung, siang kemarin saya ke Kementerian PUPR dan diterima Dirjen Perumahan, Staf Ahli Menteri PUPR, Setdirjen dan para direktur. Kedatangan ke Kementerian PUPR untuk tindaklanjut bantuan relokasi permukiman bagi korban bencana alam longsor di Cimanggung.

Pak Dirjen Perumahan merespon baik dan siap membangunkan rumah untuk relokasi di tanah milik pemda, melalui program rumah instan sehat sederhana (Risha).

"Pak Dirjen juga mengapresiasi adanya aplikasi SITABAH, Sistem Informasi Tanggap Bencana dan Musibah. SITABAH ini bisa menjadi role model," pungkasnya.

 

Baca Lainnya

Topik Populer