Jumat, 16 November 2018 16:10

Dikunjungi Setwan DPRD Cimahi, Begini Respon Setwan DPRD Kota Denpasar

Reporter : Fery Bangkit 
Kasubag Fasilitasi dan Anggaran Setwan DPRD Cimahi Made Widiatmika saat menerima kunjungan dari Setwan DPRD Kota Cimahi, di DPRD Denpasar Jalan Melati, Kota Denpasar, Provinsi Bali, Kamis (15/11/2018).
Kasubag Fasilitasi dan Anggaran Setwan DPRD Cimahi Made Widiatmika saat menerima kunjungan dari Setwan DPRD Kota Cimahi, di DPRD Denpasar Jalan Melati, Kota Denpasar, Provinsi Bali, Kamis (15/11/2018). [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id, Cimahi - Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD Kota Denpasar mengapresiasi kinerja Setwan DPRD Kota Cimahi.

Bahkan, mereka mengaku 'iri' dengan program studi komparatif 'ala' Setwan DPRD Kota Cimahi. Rencananya, program itu akan diadopsi Setwan DPRD Kota Denpasar.

Hal tersebut diungkapkan Kasubag Fasilitasi dan Anggaran Setwan DPRD Cimahi Made Widiatmika saat menerima kunjungan dari Setwan DPRD Kota Cimahi, di DPRD Denpasar Jalan Melati, Kota Denpasar, Provinsi Bali, Kamis (15/11/2018).

Made mengaku sangat mengapresiasi langkah Setwan Cimahi memilih Setwan DPRD Denpasar sebagai lokasi studi banding, apalagi dibarengi dengan teman-teman media.

"Kami sangat berterimakasih dipilih jadi lokasi studi komperatif. Padahal belum tentu kita lebih baik dibanding Cimahi," ujarnya.

Sebagai contoh, lanjutnya, apa yang dilakukan Setwan DPRD Cimahi dengan membawa serta media belum tentu bisa dilakukan di Denpasar. Pihaknya belum memiliki anggaran studi komperatif sebagaimana yang dilakukan Setwan Cimahi. 

Menurutnya, dalam bersinergi dengan media, di Denpasar selalu berkoordinasi dengan Setda Pemkot Denpasar, dan tidak sesering yang dilakukan di Cimahi. Begitu juga untuk kerjasama dalam mempublikasikan setiap program, Setwan DPRD Denpasar tidak mempunyai kewenangan. 

"Kami di sini hanya mengurus keuangan kegiatan dewan saja. Apa yang dilakukan di Cimahi mungkin jadi pertimbangan kami untuk ke depan. Kami bermitra dengan media, tapi masalah kerjasama semua tergantung pimpinan," katanya.

Anggaran di Setwan DPRD Cimahi untuk belanja tidak langsung mencapai Rp 110 miliar, sementara untuk belanja langsung sekitar Rp 64 miliar. Semua dialokasikan kebanyakan untuk gaji anggota dewan, staf dan semua kegiatan ke dewan.

Sementara Kasubag Humas Setwan DPRD Cimahi, Pirman Gultom mengaku ada beberapa perbedaan yang mencolok soal sistem kemitraan antara di Setwan Cimahi dengan Setwan di Denpasar, salah satunya soal kerjasama dengan media.

"Kalau di sini, hubungan dengan media harus lewat Setda Pemkot di Denpasar. Kalau kita sendiri, tapi tetap berkoordinasi dengan Humas di Pemkot Cimahi," ujarnya.

Di hadapan Setwan DPRD Denpasar Pigo sapaan karib Pirman Gultom mengaku kerjasama dengan media sangatlah penting, terutama untuk mempublikasikan setiap program-program dan kegiatan yang dikeluarkan oleh DPRD, baik itu berbentuk Raperda ataupun Perda. 

Makanya, setiap tahunnya di Cimahi selalu mengajukan anggaran untuk studi komperatif dengan mengajak media peliput, dan sengaja disimpan di setiap akhir tahun. Studi komperatif jadi acara rutin, dan setiap tahunnya daerah yang jadi tujuan tidak sama.

"Ini juga menjadi ajang silaturahmi kami dengan teman-teman peliput di DPRD Cimahi," ujarnya.

Baca Lainnya